oleh

Kisah Tikus Chandra yang Menggelikan

-HEADLINE, KOTA-147 views

Tikus adalah hewan yang paling sering kita jumpai. Hewan ini ada di rumah kita, di kantor-kantor pemerintah dan swasta. Bahkan bangkai famili tikus yang berukuran besar, tiap pagi dalam kondisi berdarah-darah sering kita temui di jalan raya. Ahh..cuma tikus, itu sudah biasa!

Herannya, penampakan tikus di dalam Chandra Superstore Tanjungkarang kok bisa-bisanya bikin geger kota. Bahkan video tikus yang menyasar ke dalam freezer di ritel terkemuka di Bandarlampung itu ramai ditampilkan di media sosial, seramai video Lucinta Luna yang ditangkap polisi karena narkoba.

Mendadak video tikus dan Lucinta Luna viral di dinding-dinding akun Facebook dan IG. Padahal tikus tidak menggunakan narkoba, dan tikus bukanlah artis sekelas Lucinta Luna yang mampu merubah dirinya menjadi cantik jelita.

Heran saja, kok ulah seekor tkus yang berlari-lari kecil dari bawah freezer kemudian melompat ke dalamnya, lalu muter-muter menjadi tontonan yang menarik selama dua hari ini. Padahal, akting tikus seperti itu sering kita lihat di mana-mana, termasuk (mungkin) di dapur rumah kita sendiri.

Saking ngetopnya, sebuah akun yang mengunggah video tikus tersebut yakni Instagram Seputar Lampung @seputar_lampung, sampai berita ini diturunkan sudah ditonton 39.357 kali.

Lalu, orang-orang pun ramai mempertanyakan asal usul tikus yang berani-beraninya tampil seronok di mal Chandra. Netizen yang penasaran pun merasa perlu untuk mengetahui motif Si Tikus?

Sayangnya, hingga kini belum ada keterangan yang bisa memastikan asal-usul dan motif tikus tersebut. Bahkan, Hardoyo Atmojo, orang yang paling bertanggungjawab di area tikus beraksi angkat tangan. Ia tidak mengetahui darimana tikus itu muncul dan alasan tikus masuk ke mal itu.

“Sekitar lokasi ini kan ada selokan dan saluran air lain. Nanti kita coba untuk menggali lagi lebih dalam informasinya,” papar Hardoyo.

Lalu menyeruak pula pernyataan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Bandarlampung Kadek Sumarta yang berencana akan meminta pertanggungjawaban pihak pusat perbelanjaan tersebut.

Isu demi kesehatan masyarakat pun ditebarkan. “Ini menyangkut makanan serta kesehatan masyarakat. Jadi tidak bisa (dianggap) main-main,” demikian Kadis Ketahanan Pangan dikutip melalui akun sosmed seputar_lampung.

Dan, semalam, saya pulang kerja hujan-hujanan, persis tengah malam. “Gedubrak!” ban motor saya terperosok lubang lumayan dalam. Saya pun mengomel, “Lubang yang ini kok gak diurusin. Payah.”

Bukankah ini mengelikan?
(iwa/reflky)

Tulis Komentar

News Feed

Artikel ini telah dilihat : 15 kali.