oleh

Menguak ‘Permainan’ Dua Proyek Tanggul BPBD Pesawaran

-HEADLINE, KOTA-182 views

BANDARLAMPUNG- Pengerjaan dua proyek tanggul penahan banjir yang dikelola Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesawaran tahun 2018 diduga tidak sesuai kontrak. Terindikasi, pelaksanaan dua proyek tersebut sarat ‘Permainan’ .

Dua proyek yang terIindikasi menyimpang ini di antaranya, Pekerjaan Pembangunan Tanggul Penahan Banjir di Desa Baturaja dengan nilai Rp3.930.232.000,00.
Juga pada proyek Pekerjaan Pembangunan Tanggul Penahan Banjir di Desa Kota Dalom dengan nilai Rp3.815.670.000,00.
Berdasarkan hasil investigasi, diduga penyimpangan terjadi pada pengerjaan proyek tanggul penahan banjir di Desa Baturaja pada pekerjaan pengangkutan material hasil galian keluar lokasi jalan 3 km dan pekerjaan pengangkutan urugan ke tempat kerja sejauh 1 km menggunakan Dump Truck.
Diduga pada pengerjaan dua item ini tidak dilaksanakan oleh kontraktor. Akibatnya, terdapat ketidaksesuaian spesifikasi pekerjaan dengan kontrak sebesar Rp112.879.844,20.
Padahal, berdasarkan berita acara PHO Nomor 600/184/02.FSK/BASTP/PHOBPBD/PSW/2018 tanggal 24 April 2018, pekerjaan fisik telah sesuai 100% damana dinyatakan selesai serta telah diserahterimakan Pekerjaan telah dibayarkan sebesar Rp3.930.232.000,00 (100%), terakhir dengan SP2D Nomor 00937/BL/2018 tanggal 26 April 2018.
Hal yang sama diduga terjadi pada proyek pembangunan tanggul penahan banjir di Desa Kota Dalom.
Diketahui, pada pekerjaan fisik proyek ini telah selesai 100% dan dinyatakan selesai serta telah diserahterimakan berdasarkan berita acara PHO nomor 600/90.a/01.FSK/BASTP/PHO/BPBD/PSW/2018 tanggal 27 Ffebruari 2018.
Dan pekerjaan telah dibayarkan sebesar Rp3.815.670.000,00 (100%), terahir dengan SP2D nomor 00482/BL/2018 tanggal 9 Maret 2018.
Ternyata, pekerjaan pengangkutan material hasil galian keluar lokasi jalan sejauh 3 km dan pekerjaan pengangkutan urugan ke tempat kerja sejauh 1 km menggunakan Dump Truck juga diduga tidak dilaksanakan.
Akibatnya, terdapat ketidaksesuaian spesifikasi pekerjaan dengan kontrak sebesar Rp108.090.623.98.
Otomatis, dari ketidaksesuaian spesifikasi pekerjaan pada dua proyek ini berpotensi merugikan keuangan daerah hingga Rp220.970.508,18.
Terkait temuan ini, pihak BPBD Pesawaran melalui sekretaris belum bersedia memberikan tanggapan. (Tim/JJ).

Tulis Komentar

News Feed