oleh

“Yang Penting Ga Nyolek-Nyolek”, Pengemis Itu Bebas di Unila

Bandarlampung- Terlihat seorang lelaki paruh baya berjalan pelahan dengan wajah sayu sambil membawa kardus dan kantong plastik hitam, di hampirinya setiap mahasiswa yang sedang duduk santai menunggu jam kuliah atau sekedar beristirahat, dengan tangan mengadah dia meminta sedekah ala kadarnya untuk menyambung hidup kepada setiap orang yang di temuinya. seperti yang terlihat di Beringin kembar Universitas Lampung (Unila). Jumat (14/2)

Beringin kembar Unila, memang menjadi tempat santai mahasiswa, banyak aktivitas mahasiswa yang sedang mengerjakan tugas, diskusi atau hanya sekedar duduk saja.

Dari pantauan haluanlampung.com ada yang menarik di tempat tersebut, yaitu terdapat lelaki paruh baya dengan kardus ditangannya sedang mengemis kepada mahasiswa, Diketahui nama lelaki paruh baya itu adalah Rudi.

Baca Juga :  Berikut Hasil Musyawarah Penyelesaian Sangketa Pilwakot, Ike-Zam Ajukan 8 Poin Permohonan

“Saya baru sampai, saya biasa disini, belum makan” ungkapnya.

Salah satu Mahasiswa Teknik Elektro mengatakan hal tersebut dinilai menganggu aktivitas mahasiswa yang berada di tempat tersebut.
“Jelas gak nyaman disini juga ramai, tapi gimana lagi orangnya balik terus” tandasnya.

Setelah dikonfirmasi kepada Salah satu Satuan Pengaman (Satpam) yang enggan memberikan keterangan identitasnya, mengungkapkan bahwa Rudi memiliki kekurangan mental dan sering berada di sekitar Unila serta kerap meminta-minta pada mahasiswa.

“ya gimana mau ngusir, udah sering dikasih arahan untuk gak disini tetep balik lagi karena agak-agak, yang penting gak nyolek-nyolek mahasiswa di sini” tuturnya.

Satpam unila membiarkan Rudi tetap di sekitaran unila dengan alasan tersebut.

Baca Juga :  Kasrem 043/Gatam Hadiri Kegiatan Pembinaan Komunikasi Tentang Mencegah Konflik Sosial

Perlu diketahui Rudi mengelilingi Unila dengan membawa kardus untuk isi uang dan kantong plastik hitam berisi sampah. (Sel)

Tulis Komentar

News Feed