oleh

Ini Instruksi Presiden untuk Cegah Corona, Pemerintah Daerah Wajib Tahu!

Haluanlampung.com – Terungkap, bahwa sejak Selasa (03/03) lalu, Presiden Joko Widodo sebenarnya sudah menginstruksikan kepada sejumlah pejabat terkait untuk melakukan pembersihan di ruang-ruang publik secara rutin untuk pencegahan corona.

Instruksi Presiden tersebut , menurut Kepala BNPB Doni Monardo, instruksi itu disampaikan di Istana Bogor dengan menugaskan sejumlah pejabat yang hadir di sana, antara lain Panglima TNI, Kapolri,dan beberapa pejabat lainnya, termasuk KaBIN, Mensesneg, Menlu, dan Menkes, agar secara rutin melakukan pembersihan di wilayah-wilayah ruang publik.

Untuk menindaklanjuti instruksi tersebut, Doni mengatakan pihaknya akan membuat edaran kepada BPBD di seluruh daerah untuk memberi imbauan terkait pembersihan ruang publik ini. Menurutnya, tempat ibadah menjadi salah satu yang diprioritaskan.

Baca Juga :  Asyik, Gaji Ke-13 PNS, TNI-Polri Cair Bulan Ini

“Kemudian, melalui BPBD seluruh Indonesia, kami juga akan meminta kepada pengelola tempat-tempat hiburan, mal, semua fasilitas rekreasi, bahkan masjid masjid. Karena masjid sebagian besar ini dilapisi karpet, ada kalanya karpet-karpet yang tersedia itu usianya sudah cukup lama,” ujar Doni.

“Kita akan berikan arahan dan mengajak pengelola masjid, takmir masjid untuk bisa sementara menggulung karpet-karpet itu dan disimpan dulu. Kami juga sudah diskusikan dengan sejumlah tokoh agama dan Dewan Masjid soal antipasi corona dengan cara jemaah membawa sajadah dari rumah,” lanjut dia.

Doni mengatakan sejauh ini belum ada Perpres yang menyatakan penunjukan BNPB sebagai koordinator pencegahan virus Corona. Namun, Doni mengimbau agar masyarakat tetap menjaga kebersihan hingga ke ruang-ruang publik.

Baca Juga :  Disdik Diimbau Terapkan Pembelajaran Sesuai SKB Empat Menteri

“Intinya semua tempat-tempat ruang publik harus dan wajib pembersihan, dan nggak cukup cuma BNPB, Kementerian BUMN, semua kantor-kantor instansi pemerintah, termasuk sekolah-sekolah, mulai melakukan aktivitas pembersihan. Lebih baik sebelum kerja gerakan bersih-bersih massal ini menjadi kegiatan rutin setiap hari. Bahkan juga menjelang selesai kerja, pembersihan lagi,” tuturnya.

Sementara itu, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan pembersihan ruang publik perlu dilakukan hingga ke tingkat daerah dan RT/RW. Erick berharap upaya pembersihan untuk pencegahan virus Corona ini tidak hanya dibebankan ke satu pihak.

“Kita mengharapkan semua bersatu melakukan ini, di kantornya masing-masing, di rumahnya, dan di wilayahnya masing-masing. Karena percayalah kita bisa hadapin ini kalau bersama-sama. Tidak hanya bisa dibebani oleh BNPB saja atau pemerintah daerah atau pemerintah pusat atau BUMN ataupun hanya TNI Polri ataupun kereta api ataupun misalnya bandara,” kata Erick.

Baca Juga :  Sempat Tertunda, SKB CPNS Kemenag Diminta Daftar Ulang

“Hal ini yang kita harapkan, mari sama-sama kita tanggulangi tanpa panik, tanpa menyalahkan, tapi kita sinkronisasi supaya ini menjadi hal yang bisa kita jaga sama-sama,” sambungnya.(*/iwa)

Tulis Komentar

News Feed