oleh

Tak Mau Kecolongan, Mahasiswa Gelar Aksi Tolak Omnibus Law di Tengah Pandemi Covid-19

-HEADLINE, KOTA-118 views

Haluanlampung.com – Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia  (BEM-SI)  menggelar Aksi Media menaikkan hashtag #TolakOmnibusLaw dan #LockdownDPR. Aksi ini lumayan mengejutkan karena dilakukan di tengah polemik Virus Covid-19 yang hampir mengalihkan isu Omnibus Law yang tidak pro rakyat.

Aksi Media digelar oleh mahasiswa  bersama elemen masyarakat di seluruh Indonesia.

Dimulai serentak pada Senin 23 Maret 2020 pukul 20.00-22.00 WIB. Tweetland dengan hashtag #TolakOmnibusLaw dan #LockdownDPR menjadi riuh hingga menjadi rating trending tertinggi di Indonesia.

Aksi Media ini sebagai gerakan horizontal untuk tetap mengawal Omnibus Law dan semua permasalahan di Indonesia.

Dalam video berdurasi 3 menit 32 detik, Remy Hastian, selaku Ketua Koodinator Pusat BEM SI menegaskan bahwa di tengah polemik Covid-19 yang sedang terjadi pemerintah jangan memanfaatkan momentum untuk mengesahkan Omnibus Law.

“Rekan-rekan sekalian, ini bukanlah akhir dalam perjuangan. Perlawanan harus terus dilontarkan lantaran kebenaran pun,masih belum ditegakkan. Panjang umur perjuangan!” tegasnya.

Sementara, Irfan Fauzi Rachman Koordinator wilayah BEM SI se-Sumbagsel mengungkapkan persoalan negara hari ini tidak akan luput dari kacamata mahasiswa bukan hanya soal pandemi Covid-19 tetapi juga soal Omnibus Law RUU Cipta Kerja.

“Kita tidak ingin pemerintah memanfaatkan momentum sosial distancing akibat virus Corona untuk mensahkan RUU Cipta Kerja yang disinyalir akan merugikan rakyat kebanyakan dan hanya menguntungkan kaum kapitalis,” ungkapnya pada haluanlampung.com melalui pesan whatsapp.

Ia juga mengungkapkan bahwa pemerintah harus bijak dalam mengambil keputusan dan tidak merugikan masyarakat hanya untuk keuntungan ekonomi.

“Maka kita mahasiswa membuat gerakan aksi media untuk menyadarkan pemerintah hari ini bahwa suara rakyat masih lantang memperjuangkan hak-hak nya dan menolak omnibus Law cipta kerja” tegasnya. (sel)

Tulis Komentar

News Feed