oleh

Hindari “Karantina” di Penjara, Kata Pandra Gini Caranya…..

Haluanlampung.com – Aneh-aneh saja kelakuan NS, warga Waykandis, Bandarlampung ini. Di tengah gencarnya imbauan pemerintah agar masyarakat tetap tenang dan tak panik, NS malah menyebarkan berita bohong yang bikin warga resah.

Kini NS harus menanggung akibatnya. Dia ditangkap petugas Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Lampung Rabu (25/03) pagi. Dia kini menjalani pemeriksaan, dan terancam di “karantina” di dalam penjara.

Perbuatan NS yang menyebarkan berita hoaks berupa video di grup Whatsapp RT 011 LK 1 PWK pada Selasa, (24/3) pukul 16.54 terendus cyber patrol Polda. Video berdurasi 1 menit 20 detik itu disertai caption pendeta yang kena virus covid-19 di Bandarlampung meninggal dunia di RSUDAM, dinilai telah meresahkan warga.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, sebelum menjemput tersangka, petugas cyber Polda melakukan konfirmasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung terkait ODP, PDP, Suspek.

“Tim Cyber akhirnya menemukan fakta bahwa belum ada yang meninggal dunia akibat Covid-19,” jelas Zahwani Pandra Arsyad saat konferensi pers di Polda Lampung, Rabu (25/3).

Agar kejadian ini terulang, Pandra mengimbau masyarakat tidak menyebarkan berita bohong dan selalu mengecek kebenaran sebuah berita.

“Setop menyebarkan berita bohong,” tegasnya.(IWA)

Tulis Komentar

News Feed