oleh

Inilah yang Dilakukan Ibunda Hingga Jokowi Jadi Presiden

Haluanlampung.com – Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri pernah menyebut Jokowi sebagai sosok yang kerempeng, tapi baik dan jujur. Dua sifat itulah yang mendorong Megawati, lewat partainya gigih memperjuangkan Jokowi jadi Presiden RI.

Tapi siapa yang tahu, di balik tubuhnya yang kerempeng itu, sesungguhnya Jokowi adalah sosok yang kuat. Kuat menghadapi masa-masa sulit sebelum menjadi orang nomor satu di republik ini.

Siapa sosok dibalik Jokowi yang kuat itu? Ibunya, Sudjiatmi Notomiharjo, yang wafat hari ini, beberapa jam lalu.

Hal itu disampaikan Jokowi dalam sebuah video yang ditayangkan pada sebuah acara bincang-bincang di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Di acara itu, ibunda Jokowi, Sudjiatmi Notomiharjo, juga hadir.

Sudjiatmi kaget saat video anak sulungnya muncul dalam sebuah layar di ruangan tersebut. Video itu seperti kado spesial buatnya bertepatan Hari Ibu 22 Desember.

“Ibu mohon maaf saya tidak sowan dan sungkem di Hari Ibu ini. Saya ingin mengucapkan terima kasih untuk semua perjuangan Ibu,” ujar Jokowi mengawali ucapan di video tersebut. Demikian dikutip dari website resmi ksp.go.id, Rabu (25/3).

Jokowi mengingat bagaimana peran ibunda menempa dirinya menjadi pribadi yang kuat.

“Saya ingat ibu terus memberikan semangat kepada saya untuk sekolah di mana saja,” katanya.

“Ketika usaha saya bangkrut, juga ibu menguatkan dengan senyum yang sangat ikhlas, seakan mengatakan untuk terus terus berikhtiar, terus tetap berikhtiar,” sambung Jokowi.

Tampak wajah haru Sudjiatmi melihat video Jokowi. Secarik tissue diambil dari atas meja di hadapannya untuk menyeka air mata.

“Ibu, saya tidak mampu untuk membalas semua kebaikan dan perjuangan ibu, namun saya akan berusaha terus menjadi putra ibu yang baik, putra ibu yang terbaik. Selamat Hari Ibu 22 Desember 2018,” lanjut Jokowi.

Usai melihat video Jokowi, Sudjiatmi sempat bercerita bagaimana ia membesarkan sosok Presiden Jokowi. Salah satunya kebiasaan menyanyikan agu ‘Tak Lelo Lelo Tedung’ saat meninabobokan anaknya itu sewaktu bayi.

“Sampai 2 tahun, waktu itu masih kecil, sampai punya adik. Biasanya 15 menit (menyanyikannya),” kata Ibu Sudjiatmi.

Di hadapan para hadirin yang memenuhi ruangan, ia juga bercerita mengenai nilai-nilai apa saja yang ia tanamkan kepada Jokowi kecil. Ia mengaku bahwa ia selalu menggunakan kata-kata yang halus dan manis saat menasihati anak-anaknya.

“Saya mengajarkan dari dulu itu, anak-anak saya sudah saya pesan dari kecil, ‘Besok kamu mau jadi apa saja boleh, terserah pilihanmu. Tapi pesan ibu harus jujur ya. Selalu jujur diingat terus. Orang hidup harus mau bekerja keras, jujur, tulus, dan ikhlas. Nanti di mana-mana kamu pasti enak hidupnya, tidak ada beban, tidak ada apa-apa. Harus terus diingat terus ya sampai tua’,”
ujarnya.(*/IWA)

Tulis Komentar

News Feed