oleh

Pesan Lewat WA, 5 Terduga Kasus Narkoba Ditangkap, Bandarnya Mana!

Tanggamus – Satresnarkoba Polres Tanggamus menangkap lima terduga penyalahgunaan narkoba jenis sabu di Pekon Negeri Ratu Kecamatan Kota Agung Kabupaten Tanggamus.

Kelima terduga merupakan warga Kota Agung. Tiga diantaranya resedivis kasus narkoba berinisial MR alias Lan (39), SM (33) dan SA alias Elo (40), sementara dua terduga lainya berinisial FE alias Ebi (31) dan AN (29).

Terungkap, modus peredaran sabu yang dilakukan mereka adalah menggunakan aplikasi chat Whatsapp. Terbukti ada sejumlah percakapan via  WA di hape para terduga.

Polisi telah mengamankan satu paket sabu, alat hisap sabu/bong, sejumlah hape dan 2 unit sepeda motor yang digunakan oleh para terduga.

Kasatresnarkoba Polres Tanggamus AKP Hendra Gunawan, SH mengungkapkan, kelima terduga ditangkap berdasarkan informasi masyarakat bahwa di Pekon Negeri Ratu Kecamatan Kota Agung akan ada transaksi narkoba.

Baca Juga :  Lecehkan Masyarakat Lampung, Pemilik Akun Anjar Ox Berurusan dengan Polisi

Berdasarkan informasi tersebut, kemudian pihaknya melakukan penyelidikan sehingga berhasil ditangkap dua terduga yakni MR alias Lan dan SM di rumahnya di Pekon Negeri Ratu.

Lalu, berdasarkan nyanyian keduanya ternyata tiga pembeli barang haram tersebut masih berada di Jalan Raya Negeri Ratu, sehingga dilakukan pengejaran dan penangkapan.

“Kelima terduga ditangkap di dua tempat berbeda, yakni MR alias Lan dan SM saat berada di rumah MR alias Lan. Lalu SA alias Elo, FE alias Ebi dan AN ditangkap di Jalan Raya Pekon Negeri Ratu, kemarin Rabu (1/4/20) sore,” ungkap AKP Hendra Gunawan mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, SIK. MM, Kamis (2/4/20).

Baca Juga :  Bupati Bersama Forkopimda Tanggamus, Rapat Koordinasi Gubernur Lampung

Menurut Kasat, diantara para terduga merupakan jaringan pengedar sabu di wilayah Kota Agung dengan modus operandi chat whatsapp berjanjian di pinggir jalan guna menyerahkan dan menerima sabu tersebut.

“Untuk peran para terduga, masih dilakukan pendalaman. Namun peran penting MR dan SM menerima pesanan, memerintahkan kurir mengantar kepada ketiga terduga. Terhadap kurir masih dalam pengejaran,” kata AKP Hendra.

Saat ini kelima terduga masih dalam pemeriksaan intensif guna pengembangan jaringan peredaran Narkoba tersebut.

“Atas perbuatannya, penerapan pasal terhadap para sementara diterapkan pasal 112 junto 114 UU Nomor 35 Tahun 2009 ancaman minimal 4 tahun penjara,” pungkasnya. (Anton)

Tulis Komentar

News Feed