oleh

Lurah Gotong Royong di Panggil Bawaslu Kota Bandarlampung, Dugaan Pelanggaran ASN

Bandarlampung- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bandar Lampung mengeluarkan surat panggilan kepada Oknum Lurah terkait dugaan pelanggaran netralitas ASN dalam pemilihan walikota dan wakil walikota.

Berdasarkan laporan warga yang sedang ramai diperbincangkan Bawaslu Kota Bandar Lampung mengeluarkan surat panggilan nomor 023/K.LA-14/PM.00.02/IV/2020 perihal Permintaan Keterangan.

Ketua Bawaslu Kota Bandarlampung Candrawansyah mengungkapkan hal tersebut sesuai ketentuan pasal 11 ayat (1) dan (3) serta Peraturan Bawaslu Nomor 14 Tahun 2017 tentang penanganan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota.

“Iya besok jadwalnya, kemarin ada pengaduan yang viral, kami mengambil langkah ini untuk meminta keterangan guna penelusuran lebih dalam” tandasnya pada haluanlampung.com melalui sambungan Telepon Rabu (29/4)

Baca Juga :  Pak Bu! Pagi Ini BLT Tahap III Rp600 Ribu Bisa Dicairkan, Cek Kelurahannya di Sini

Untuk sementara ini, Ia mengungkapkan pemanggilan tersebut hanya untuk Lurah Gotong Royong dan Kuripan.
“Untuk onknum TNI belum, kita memanggil lurahnya saja dulu selanjutnya kita akan telusuri lebih lanjut” paparnya.

Diberitakan sebelumnya, pendistribusian beras bantuan dari pemerintah kota (Pemkot) Bandarlampung kepada sejumlah masyarakat penerima kental dengan nuansa politis.

Salah satunya pembagian beras itu difoto dengan latar belakang adanya banner Eva Dwiana, Ketua Tim Penggerak PKK Bandarlampung Di Kelurahan Gotongroyong, Kecamatan Tanjungkarang Pusat. kondisi hampir serupa juga terjadi. Lurah setempat didampingi babinsa tampak membagikan beras bantuan kepada masyarakat.

Di Kelurahan Kuripan, Kecamatan Telekbetung Barat oknum lurah bersama Babinsa setempat ditemani beberapa orang memakai baju bergambar calon walikota Eva Dwiana. (Sel)

Tulis Komentar

News Feed