oleh

Makin Panas! Donald Trump Punya Bukti COVID-19 Berasal dari China

Jakarta – Presiden Amerika Serikat (AS) , Donald Trump mengklaim dirinya memiliki bukti yang menghubungkan virus corona (COVID-19) dengan sebuah laboratorium di kota Wuhan, China. Hubungan AS dan China mungkin akan semakin panas ke depan.

Wuhan sendiri adalah kota di mana corona jenis baru ini muncul di Desember 2019. COVID-19 disebut berasal dari sebuah pasar ikan dan hewan langka di ibu kota Provinsi Hubei itu.

Dalam konferensi pers yang dilakukan Kamis (30/4/2020), Trump mengatakan jika ia melihat sesuatu yang membuatnya sangat percaya bahwa Institut Virologi Wuhan adalah asal wabah. “Ya, ya saya lihat,” tegasnya dikutip dari AFP.

Namun Trump tidak menjawab lebih rinci. “Saya tidak bisa memberi tahu Anda tentang ini. Saya tidak diizinkan memberi tahu kepada Anda (wartawan) soal ini,” katanya.

Baca Juga :  Waspada, Buaya Muncul di Sungai Kotaagung

Sebelumya, AS meminta China membuka akses untuk mengetahui asal usul kasus. Bahkan Trump sempat mengatakan akan menuntut ganti rugi atas penyebaran pandemi, meski tak menyebut nilai pastinya.

China berulang kali membantah tudingan virus dari laboratorium Wuhan. Negeri Xi Jinping meminta global untuk fokus pada penanganan virus secara bersama-sama.

Dalam data Worldometers, ada 3,3 juta orang terinfeksi corona. Di mana angka kematian mencapai 233 ribu dan angka kesembuhan 1,3 juta kasus. Diambil dari data Worldometers.

Terdapat 212 negara dan teritori yang terinfeksi corona. AS menjadi negara dengan kasus terbanyak yakni 1,093 juta orang, di mana ada 63 ribu kasus kematian dan 151 ribu orang sembuh.

Baca Juga :  Gakumdu Teruskan Kasus Netralitas PNS ke Komisi ASN

China sendiri mencatat penurunan kasus signifikan dua bulan ini. Secara total China mencatat ada 82 ribu kasus COVID-19, dengan 4.633 kematian dan 77 ribu orang sembuh. (*/Cnbc)

Tulis Komentar

News Feed