oleh

Menjaga Netralitas Panlih Jadi Alasan Fuad Amrullah Mundur

Mesuji–Anggota DPRD dari partai Nasdem Kabupaten Mesuji Fuad Amrullah mundur dari jabatannya sebagai Ketua Panitia Pemilihan (Panlih) Calon Wakil Bupati Mesuji periode 2017 -2022.

Fuad mundur guna menghindari terjadinya cacat prosedur dalam pemilihan wakil bupati dan guna menjaga netralitas panlih.

“Pada perjalannya terdapat perubahan beberapa nama anggota panlih, sehingga dilakukan paripurna ulang guna menetapkan nama-nama anggota panlih, Nah saya dipilih menjadi Ketua Panlih oleh anggota panlih sebelum perubahan anggota panlih, sehingga dikhawatirkan posisi saya sebagai Ketua Panlih cacat,” ujar Fuad Amrullah saat dihubungi melalui seluler, Kamis (7/5/2020).

Jika Ketua Panlih cacat prosedur, lanjutnya, juga berpotensi jadi masalah saat pemilihan wabup nanti.”Itu bisa dijadikan celah gugat menggugat oleh calon yang tidak terpilih. Jadi saya mending mengalah untuk kebaikan semua. Dan kalau panlih cacat prosedur akan sulit mempertanggungjawabkan anggaran yang digunakan,” terangnya.

Baca Juga :  IDI Setuju Tarif Tertinggi Untuk Rapid Test Sebesar Rp150 ribu

Selain itu, lanjutnya, juga untuk menjaga netralitas panlih, mengingat Partai Nasdem merupakan partai pengusung calon waktu Pilkada lalu.

“Saya ini Ketua Fraksi Nasdem sekaligus Ketua DPD Partai Nasdem Mesuji, gak etis kalau saya juga Ketua Panlih. Netralitas Panlih sendiri akan terganggu, karena Partai Nasdem juga pengusung calon,” terangnya.

Persoalan lainnya, terang Fuad, tata tertib (tatib) Panlih juga belum disepakati, sehingga sangat aneh jika ketua sudah dipilih sementara tatib belum disepakati.

“Saya berterimakasih kepada kawan-kawan Panlih yang sudah memilih saya secara aklamasi untuk menjadi Ketua Panlih. Tapi demi tertib prosedur dan tertib aturan, saya lebih baik mundur. Sehingga kedepan panlih benar-benar tidak ada celah untuk dipermasalahkan, demi kebaikan bersama,” pungkasnya.(*)

Tulis Komentar

News Feed