oleh

Punya 10 Kursi di Dewan, Nasdem Mesuji Gagal Menjadi Partai Paling Berpengaruh

-DAERAH, MESUJI-251 views

Mesuji – Elit Partai Nasdem di Mesuji dinilai tidak mampu menjaga soliditas hingga gagal menjadi partai paling berpengaruh, meski mendominasi perolehan kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mesuji.

Hal ini ditengarai lantaran canggungnya komunikasi Ketua Partai Nasdem Mesuji Fuad Amrullah terhadap partai partai lain, sebagaimana diungkapkan oleh Ketua Organisasi Masyarakat Pemantau Pemilu Pembangunan Republik Indonesia ( MPPP-RI)Firdaus Juliantara saat disambangi crew media haluanlampung.com.

“Ya mungkin komunikasi lintas partai yang dilakukan ketuanya kurang bagus. Buktinya dari 10 kursi yang mereka dapat, tidak ada satupun yang menduduki jabatan komisi, semua hanya anggota komisi,” paparnya, Kamis (28/05).

Terkait peluang kader Nasem pada pemilihan wakil bupati yang kini lowong, pria yang akrap disapa Edo mengatakan ia pesimistis posisi itu bisa diraih Partai Nasdem Mesuji.

Baca Juga :  Dinas PUPR Pringsewu Bangun Jembatan Penghubung

“Kalau berkaca pada agenda sebelumnya, saya kurang yakin. Apalagi mundurnya Fuad Amrullah sebagai ketua panlih mudah dibaca sebagai upaya pribadinya mengincar kursi L2 (wakil bupati),” tambahnya.

Edo memprediksi pilwabup akan menjadi pertarungan internal partai Nasdem untuk berebut rekomendasi. Apalagi Fuda terkesan tidak memberi peluang kepada kader lain, sementara kita tahu besarnya Nasdem Mesuji itu berkat power Khamami (mantan bupati mesuji), ” paparnya.

Saat ditanya mengapa partai nasdem mesuji besar lantaran Khamamik yang nota bene bukan ketua partai, Edo menjelaskan bahwa kedudukan Khamamik saat itu sebagai pemegang tampuk kekuasaan tertinggi di Kabupaten Mesuji.

“Nasdem Mesuji besar itu karena Khamami, bukan Fuad. Sebagai penguasa saat itu Khamamik mampu membranding Nasdem di segala lini, Langkah-langkah yang dilakukan Khamami saat itu benar benar jitu meskipun ada beberapa poin yang dinilai bermasalah, namun faktanya 10 kursi mereka dapatkan,” jelasnya.

Baca Juga :  Kapolres Beri Penghargaan Pada Personil Berprestasi

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa partai besutan Surya Paloh ini akan sulit mendapatkan posisi pada perebutan kursi wakil bupati Mesuji manakala internal partai terbelah.

“Sulit, mereka pasti akan disibukan perebutan rekom antar kader, ini akan berdampak pada kemungkinan terpecahnya solidaritas mereka sendiri, bisa saja berimabas ke depan mana kala yang mendapatkan rekom bukan dari kubu yang mereka inginkan,” pungkasnya. (rado)

Tulis Komentar

News Feed