oleh

Remaja Ribut Ayunkan Golok Lukai Guru, Pelaku Patut Dihukum Berat

“KEJAHATAN (penganiayaan) terhadap seorang guru atau pendidik selayaknya mendapat perhatian dari pemerintah. Negara, dalam hal ini pemerintah daerah tempatnya bekerja wajib membantu pemulihan kesehatan dan mentalnya. Di samping itu, pelaku patut dihukum berat.”

 

Way Kanan – Semoga kondisi Ketut Dian (51), Kepala Sekolah (Kepsek) SDN 2 Bonglai Kecamatan Banjit, Waykanan terus membaik dan bisa cepat kembali bekerja.

Ketut Dian adalah guru nahas yang kemarin berniat berbuat baik, tapi justru terluka. Usahanya melerai pertengkaran anak tetangganya malah mengantarnya ke rumah sakit. Ia terluka, terkena sabetan senjata tajam.

Peristiwa itu terjadi, Selasa (22/6) di Dusun Bangli Kampung Bali Sadar Utara Kecamatan Banjit.

Baca Juga :  Pemkab Lamsel Mulai Salurkan Paket Sembako, Isinya Lumayan

Kejadian diawali adanya pertengkaran anak remaja di dekat rumah Ketut Dian. Naluri sebagai pendidik mendorongnya keluar rumah untuk cepat-cepat melerainya.

Namun, golok yang diayunkan WR, salah satu remaja yang terlibat pertikaian malah menyabet tangan kiri Ketut hingga nyaris putus. Belum ada keterangan, apakah ayunan golok WR sengaja diarahkan kepada guru itu.

Hingga kini Ketut Dian masih menjalani perobatan di Rumah Sakit Haji Kamino.

Sementara untuk menghindari amuk masa pelaku diamankan di Polsek Banjit. (Yoni)

Tulis Komentar

News Feed