oleh

Tower “Sombong” Disoal Masyarakat Mesuji

-DAERAH, MESUJI-1.486 views

Mesuji – Tower setinggi puluhan meter yang berdiri tegak dengan “sombong” di Desa Simpang Pematang, Mesuji disoal masyarakat.  Sudah 15 tahun pemancar itu ada di sana, hingga lupa menepati janjinya. Dulu, saat berdiri warga tak menuntut apa-apa. Warga hanya minta perusahaan pemilik tower itu memberi sedikit akses jalan untuk bisa dilalui warga sekitar.

Nyatanya, perusahaan lupa, bahkan dengan sengaja memagari lokasi itu. Akibatnya aktifitas warga sekitar menjadi terhambat. Warga merasa dirugikan, lalu mendesak tokoh masyarakat, pejabat terkait dan anggota dewan ikut campur tangan.

Sebuah upaya mediasi telah dilakukan. Todo Simanjuntak tampil mewakili kepentingan masyarakat. Ia bersama warga lainnya membahas soal itu bersama Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Mesuji di Ruang Kerja Camat Simpang Pematang, Kamis (25/06).

Baca Juga :  Mengadu ke Pemkab, Komunitas Seni dan Budaya Curhatnya Bikin Sedih

“Sudah lebih dari 15 tahun itu tower berdiri, memang kami tidak meminta kompensasi karena mereka berjanji selama berdirinya tower tersebut akan memberi akses jalan buat warga sekitar, namun sekarang malah ditutup pagar,” kata Todo mengadukan.

Tak hanya itu, kata Todo, warga sekitar Tower juga banyak merugi lantaran tower seringkali merusak barang-barang elektronik warga sekitar hingga ada yang hancur.

“Jika tidak percaya kami masih ada barang buktinya,” ucap Todo.

Terang, Komisi C ikut kesal. Lewat Ketua Komisi C, Parsuki, mengatakan akan segera memanggil pihak pemilik tanah juga pihak perusahaan pemilik bangunan Tower tersebut.

“Kami akan panggil pemilik tanah juga pihak perusahaan pemilik tower  untuk mengindahkan keinginan masyarakat. Perusahaan yang profesional harus tepati janjinya,” singkatnya.

Baca Juga :  "Bawelnya" Bupati Saply, Getol Suarakan Pentingnya Taati Protokol Kesehatan

Hal senada juga dikatakan oleh kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Hanung Nugroho. Ia berpendapat semua pihak harus membicarakan hal ini untuk menemukan solusi terbaik.

“Setelah merunut dari bawah, memang secepanya harus dipertemukan antara masyarakat serta pemilik tanah juga pihak perusahaan,” ucapnya.

Pembicaraan soal tower yang “sombong” itu Agenda berlangsung kurang lebih 2 jam. Dihadiri Kadishubkominfo Mesuji Agus Haryanto, Camat Simpang Pematang M Mausiruddin S.sos,juga jajaran komisi C DPRD Mesuji serta para tokoh juga aparatur Desa Simpang Pematang.(rado)

Tulis Komentar

News Feed