oleh

BLT-DD Pekon Baturaja ‘Beraroma’ Pungli

PESAWARAN – Proses penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) di Desa Baturaja, Kecamatan Waylima, Pesawaran beraroma pungutan liar (Pungli).
Pungli yang diduga dilakukan oknum kepala dusun (kadus) ini senilai Rp800 ribu, dari jumlah penerima BLT-DD sebesar Rp1,2 juta.

Salah seorang penerima BLT-DD Pekon Baturaja, yang meminta namanya disamarkan mengungkapkan, dirinya diminta potongan sebesar Rp800 ribu oleh oknum Kadus (NI), dengan alasan akan dibagikan kembali oleh kepala pekon.

Namun, sumber mengaku menolak karena tidak ada aturan yang mengharuskan ada potongan.
“Usai mengambil bantuan di Bank BRI Gedongtataan pada hari Jumat sebayak Rp.1,2 juta, saya diminta oleh kadus yang berinisial (NI), dengan alasan akan dibagi ratakan oleh kepala desa,” ungkap Sumber, Sabtu (27/6).

Baca Juga :  Menjijikkan! Ribut Mulut Yusuf Kohar Vs Lurah

Anehnya, kata Sumber, hingga saat ini dirinya dan juga penerima bantuan lainnya tidak mengetahui akan dibagikan kepada siapa pemotongan dana bantuan itu.
“Ketika saya tanya akan dibagi ratakan kepada siapa di jawab aparatur desa, itu nanti kepala desa yang mengaturnya,” jelasnya.

Bukan hanya itu, ungkapnya, sejumlah penerima BLT-DD tidak memiliki kartu ATM, padahal penerima bantuan memiliki buku rekening.
Diduga, ATM dan buku rekening dikuasai dikuasai oleh aparatur desa.
Saya hanya pegang copynya saja karena buku rekening BLT DD diminta kembali oleh aparatur desa,” terangnya. Terkait hal ini, aparatur Pekon Baturaja belum berhasil dikonfirmasi. (Maung/JJ).

Tulis Komentar

News Feed