oleh

Sadis, Kelompok Preman Bersenjata Ancam Bunuh Satu Keluarga

LAMPUNG TENGAH – Sekelompok orang tidak dikenal menghancurkan rumah Jainah, Warga Kampung Negara Bumi Ilir Kecamatan Anaktuha Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), Minggu (28/6) malam sekira pukul 21:00 WIB.

Dalam kejadian itu, suami Jainah menjadi korban pengeroyokan sekelompok orang menggunakan senjata tajam dan senpi. Sedangkan rumah dan isinya hancur oleh aksi brutal preman tersebut.
Menurut Jainah, perusakan rumah dan pengeroyokan terhadap suaminya dilakukan sekelompok preman kampung tersebut tanpa sebab dan alasan yang jelas.

Sebelum berhasil kabur dari ancaman para pelaku, suami korban (Aribun) bersama tiga anaknya sempat kabur melalui pintu belakang. Namun pelaku melihat dan mengejar mereka. Kemudian pelaku mengancam akan membunuhnya.

Baca Juga :  Gile Bener...di Mesuji Pekerja Proyek Pembangunan SUTET Dibiarkan Tanpa Pelindung Diri

“Kami gak tau apa alasannya. Pelaku juga sempat menembakan senjata api sebanyak dua kali dan akan membunuh kami. Alhamdululah kami sekeluarga bisa kabur dari ancaman preman itu dengan mengunci pintu kamar belakang,” ujar Jainah.

“Setelah pintu kamar belakang kami kunci, preman itu juga sempat teriak- teriak nyuruh membuka pintu dan akan membunuh keluarga kami. Karena kami diam saja, para pelaku menghancurkan pintu depan dan jendela kaca rumah serta prabotan semuanya,” terang Jainah dengan bergelimangan air mata di depan kantor polisi.

Pasca kejadian tersebut Aribun suami korban sementara waktu diamankan Polsek Padangratu Polres Lamteng untuk dimintai keterangan motif dari peristiwa tersebut.

Baca Juga :  NEW NORMAL MESUJI: Embung Desa Jadi Destinasi Wisata, Lanjutkan!

“Saya belum tahu secara pasti suami saya diamankan. Karena saya sampai saat ini masih trauma dan masih takut untuk pulang kerumah. Alhamdulillah saya didampingi dua kaka ipar saya sudah melaporkan kejadian ini ke Polres Lamteng. Saya berharap penegak hukum segera menindaklanjuti, dan segera menangkap para pelaku untuk diproses secara hukum yang seadil-adilnya,” harap Jainah pada polisi.

Laporan korban tersebut dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Lamteng AKP Yuda Wiranegara.
“Saat ini kita baru menerima laporan korban, dan segera dilidik agar dapat diproses secepatnya,” ujar Kasat Reskrim. (Rendra/JJ).

Tulis Komentar

News Feed