oleh

New Normal Tanpa Dukungan Media, Positif Omong Kosong

-HEADLINE, Opini-148 views

Opini : Jhon Tanara

Mesuji adalah salah satu kabupaten yang akan segera menerapkan masa new normal atau tatanan baru. Hal ini ditandai dengan telah dilakukanya Focus Grup Discusion (FGD) kajian new normal yang dihadiri oleh Forkompimda Mesuji, Ketua DPRD Mesuji, Kepala Desa, Tokoh Agaman, Tokoh Masyarakat, pers  dan semua elemen Pemerintah Daerah yang diakhiri dengan satu  penandatangan kesepakatan bersama.

Tentu saja, di satu sisi ini adalah kabar baik.  Bahwa, Kabupaten  Mesuji adalah satu dari seratus lebih kabupaten yang di anggap zona hijau dan nol covid-19 yang ini, setidaknya,  membuktikan bahwa kabupaten ini layak melakukan new normal.

Tapi di sisi lain, masih ada juga yang pesimis dan menganggap kita belum siap dan yang dimaksud dengan kita di sini adalah masyarakat  Mesuji. Dan jika dipikir-pikir, pendapat ini mungkin ada benar. Sebab jika melihat ke lokasi beberapa titik perkumpulan seperti pasar, pangkalan ojek dan lainnya, kiat masih akan melihat banyak masyarakat yang belum memahami protokol kesehatan bahkan belum mengerti cara menerapkan new normal itu sendiri.

Ironi memang. Ketika new normal di terapkan, masyarakat belum juga menyadari kalau dia akan merubah kebiasaannya dan tak bisa lagi melakukan sesuatu semaunya apalagi dengan mengabaikan protokol kesehatan.

Karena itu, melihat kondisi ini, kita berharap semua  pihak  bisa bekerja sama untuk saling mengedukasi dan mensosialisasikan bagaimana masyarakat harus bersikap. Dan dalam hal ini, saya melihat para awak media bisa di jadikan garda terdepan untuk ikut mengedukasi atau memberikan sosialisasi. Sebab media bisa menerobos apa saja, di mana saja dan dalam waktu kapan saja.

Oleh sebab itu, tentu akan lebih baik  jika media diberi kesempatan untuk turun langsung dan bukan sekadar menulis berita seremoni saja. Tidakkah semua elemen memang harus saling bahu membahu? Dengan melibatkan awak media, setidaknya beban pemerintah akan menjadi lebih ringan dan terbantu.

Namun tentu saja, hal itu harus diwujdukan dalam satu kerjasama yang jelas dari Tim Gugsu Tugas. Terkait batasan dan fungsi juga hak dan kewajiban. Dengan demikian, tentu  hal-hal yang menjadi ketidakpahaman  masyarakat akibat minimnya informasi akan menemukan solusi yang  baik. Sehingga  pada akhirnya, sebagiaman yang juga  kita harapkan, pandemi ini segera akan berakhir khusunya di kabupaten kita tercinta ini.

Semoga kita dan  masyarakat kita selalu dilimpahi barokah untuk selalu sehat dan sejahtera.

Salam new normal!

Jhon Tanara adalah anggota Legislatif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mesuji dari Partai kebangkitan Bangsa. (*)

Tulis Komentar
Baca Juga :  "Jangan Sampai 3X" KPU Kota Tolong Sampaikan Pertanyaan Ini

News Feed