oleh

Diduga Tertusuk Ikan Marlin, Penyelam Warga Cukuh Balak Meninggal di Laut

Tanggamus – Seorang pengunjung wisata diduga diserang ikan nibung/ikan marlin saat menyelam mencari ikan di perairan Pekon Kiluan, Kecamatan Kelumbayan.

Menurut Kapolsek Limau AKP Oktafia Siagian SH, korban bernama Indra Gunawan (25), warga Pekon Tanjung Betuah, Kecamatan Cukuh Balak. Korban sudah dimakamkan pada Kamis (9/7/2020) siang.

“Korban datang bersama enam rekan-rekannya untuk liburan dan mencari ikan dengan menyelam dan memanah. Korban sempat ditolong teman-temannya tapi akhirnya meninggal,” kata AKP Oktafia Siagian SH, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, SIK.

Ia menjelaskan, kronologi kejadian berawal saat korban bersama rekan-rekannya yakni Maulana (32), Asmawi (39), Salamudin (22), Ubaidila (28), dan Ristama (32).

Baca Juga :  13 Kelompok Tani di Lamsel Dapat Bantuan Alsintan

Mereka sampai di Pekon Kiluan pukul 14.00 WIB. Lalu pukul 19.00 WIB, rombongan tersebut berangkat ke laut untuk mencari ikan dengan memanah dan menaiki perahu jukung.

Pada saat menyelam sekira pukul 23.30 WIB, korban memanggil saudaranya Asmawi dan mengeluhkan sakit pada dadanya. Lalu Asmawi menerangi tubuh korban dengan senter.

Saat itu terlihat dada korban berdarah dan korban langsung pingsan. Lalu rekan-rekannya mengangkat korban ke perahu untuk pertolongan.

Selanjutnya dibawa ke Bidan Desa Pekon Kiluan Negeri, Kecamatan Kelumbayan bernama Toiba. Sesampainya di sana korban sudah meninggal.

Lantas pagi harinya sekitar pukul 7.30 WIB, jenazah korban dibawa pulang ke rumah orang tua korban di Pekon Tanjung Betuah, Kecamatan Cukuh Balak yang tiba pukul 10.10 WIB. Untuk selanjutnya disiapkan untuk pemakaman.

Baca Juga :  Coklit di 25 Kampung Kelar 100 Persen

Sebelum jenazah dimandikan dilakukan pemeriksaan oleh dokter yang di dampingi oleh Polisi Polsek Limau dan Polsek Cukuh Balak. Dan 11.20 WIB, jenazah dimakanan di TPU Pekon Tanjung Bertuah.

Hasil pemeriksaan yang terdapat luka di daerah tulang selangka (clavicula) kanan tepat di tengah, berukuran 2 cm x 1,5 cm, dan dalam 4 cm dasar otot. Dan perdarahan masih aktif.

Sedangkan tanda lainnya ada lebam di tubuh bagian belakang dan kaku pada organ bagian atas.

“Menurut keterangan dari teman korban, dugaan korban luka terkena cucut (tulang kepala yang runcing ke depan), ikan nibung yang menabrak korban pada saat menyelam,” jelas AKP Oktafia Siagian SH.

Ia menambahkan, dari kejadian ini Pihak orang tua korban menolak supaya tidak diotopsi. Dan menerima dengan iklas jika korban murni kecelakaan, dan pihak korban tidak menuntut kepada teman-teman korban.

Baca Juga :  Wahdi Ajak Jamaah Untuk Tingkatkan Iman dan Tawqa Serta Terapkan Protokol Kesehatan

“Dan pernyataan itu sudah dikuatkan dengan surat tertulis,” pungkasnya. (An/yal)

Tulis Komentar

News Feed