oleh

Dicari! Anggota DPRD Kota Metro yang Berani Bongkar Mafia Proyek

Metro – Tidak mudah, ternyata, untuk membuat terang dugaan adanya mafia proyek bernilai miliaran rupiah di Dinas Kesehatan Kota Metro. Meski ramai diberitakan, anggota DPRD setempat malah bungkam, saling melempar bola panas.

Bahkan, Sekretaris Komisi II DPRD Kota Metro, Maryati, tak menjawab sepatah kata pun saat dimintai tanggapannya melalui pesan WA.

Padahal, tanggapanya sangat ditunggu publik mengingat dirinya adalah mantan Kadis Kesehatan yang punya pengalaman menangani proyek-proyek di dinas kesehatan.

Haluanlampung.com beberapa kali menghubungi ponselnya. Pesan WA ia baca, tapi tak membalas satu pun kata. Bahkan ketika teleponnya dihubungi, ia tak mengangkatnya.

Ada apa!

Padahal, ia adalah sekretaris komisi II yang nota bene dinas kesehatan yang kini ramai disoal adalah mitra kerjanya.

Baca Juga :  Pekon Sri Wungu Menuju Desa Wisata

Tanggapan justru meluncur dari Ketua I, Subhan, namun sekedarnya saja, karena katanya, dinas kesehatan bukan kaplingan dia.

“Itu ranahnya komisi II, bukan komisi saya,” kilahnya.

Namun Subhan menggarisbawahi, pemberitaan tentang dugaan adanya mafia proyek itu mestinya ditanggapi dan diklarifikasi pihak terkait, termasuk oleh komisi II.

“Kalau ada pelanggaran ya harus ditindaklanjuti sesuai peraturan dan hukum yang ada,” katanya.

Pernyataan mirip-mirip Subhan juga disampaikan anggota Komisi I, Fermanto.

Ia juga berkilah, bahwa dinkes bukan mitra kerja komisinya.

“Bukan wewenang komisi saya,” katanya.(veri)

Tulis Komentar

News Feed