oleh

Mengenal Marlin, Ikan Bermoncong Tajam yang Bisa Membunuh Manusia

Haluanlampung.com – Seorang pengunjung wisata diserang ikan nibung/ikan marlin saat menyelam mencari ikan di perairan Pekon Kiluan, Kecamatan Kelumbayan. Korban bernama Indra Gunawan (25), warga Pekon Tanjung Betuah, Kecamatan Cukuh Balak. Jenazahnya sudah dikebumikan, Kamis (9/7/2020) siang.

Sebelum meninggal, korban mengeluhkan sakit pada dadanya yang berdarah, lalu pingsan dan tak lama meninggal. Dokter yang memerika jenazahnya mendapati luka di daerah tulang selangka (clavicula) kanan tepat di tengah, berukuran 2 cm x 1,5 cm, dan dalam 4 cm dasar otot.

Selain itu, tubuh bagian belakang korban lebam dan kaku pada organ bagian atas.

Menurut keterangan dari teman korban, korban terluka akibat terkena cucut (tulang kepala yang runcing ke depan), ikan nibung yang menabrak korban pada saat menyelam.

Baca Juga :  Yuk Gowes Bareng "GOCAK" Komunitas Sepeda Khusus Wanita Tanggamus

Peristiwa ikan marlin menyerang manusia kerap terjadi. Ikan ini umumnya berukuran kecil, namun dapat menyerang manusia dengan cepat dan serangannya sangat mematikan jika tidak cepat ditangani.

—-Apa itu ikan marlin?

Menurut Peneliti Pusat Penelitian Oseanografi Lembaga Ilmu Penelitian Indonesia (LIPI), Selvia Oktaviyani M.Si, ikan marlin merupakan ikan yang hidup di perairan laut dan masuk ke dalam kelompok ikan pelagis.
Sebagai kelompok ikan pelagis, ikan marlin dapat berenang dengan cepat dan juga termasuk predator.

Ikan ini agresif ketika sedang mencari makan atau sedang dalam kondisi terancam, meski pada umumnya, makanan ikan marlin adalah ikan-ikan kecil.

Ikan ini berada di hampir seluruh perairan dunia, termasuk perairan laut Indonesia.

Baca Juga :  Yuk Gowes Bareng "GOCAK" Komunitas Sepeda Khusus Wanita Tanggamus

Ikan marlin tidak memiliki ciri yang sangat unik. Kecuali bentuk badannya torpedo, berwarna keperakan, dan moncongnya panjang.

Ikan ini akan menancapkan moncongnya yang tajam sebagai wujud sistem pertahanan. Moncongnya yang menancap di badan, leher atau tubuh manusia saat berenang atau menyelam.

Ikan marlin juga sangat lincah saat menghadapi musuhnya, termasuk ketika tertangkap oleh para pemancing. Oleh sebab itu, memang diperlukan penanganan khusus saat menangkap ikan tersebut.

Untuk mengurangi risiko tergigit ikan marlin, Selvia menyarankan agar pemancing memegang moncong ikan terlebih dahulu. Jurus ini jarang dipahami masyarakat.(*/iwa)

Tulis Komentar

News Feed