oleh

Warga Panaragan Jaya keluhkan Kelangkaan Gas Elpiji

PANARAGAN – Warga Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat keluhkan kelangkaan pasokan gas elpiji ukuran 3 kg. Pasalnya sudah hampir dalam kurun waktu satu minggu pasokan gas berwarna hijau tersebut tidak tersedia di warung-warung kecil.

Berdasarkan pantauan awak media, memang sudah hampir satu minggu ini terlihat masyarakat berlalu lalang berkendara untuk mencari gas elpiji ukuran 3 kg itu.

Seperti yang diungkapkan Leni Maryanti (39), warga kelurahan setempat. Ibu beranak tiga ini mengeluh kesulitan mendapatkan tabung gas ukuran 3 kg itu. ” Saya terpaksa memasak menggunakan kayu, seperti orang jaman dahulu. Dikarenakan kesusahan untuk mencari gas melon itu,” keluhnya. Minggu, (12/07/2020).

Dia mengaku sudah mencari gas elpiji ukuran 3 kg itu sampai ke Tiyuh (Desa) tetangga akan tetapi, ia tak kunjung mendapatkannya. ” Saya sudah nyari hingga ke desa sebelah tapi, hasilnya masih nihil,” ungkapnya.

Baca Juga :  Waykanan Aktifkan Posko Gugus Tugas Covid-19 di Perbatasan OKU

Ditempat terpisah, Suradi salah seorang agen gas di Tiyuh Pulung Kencana saat dikonfirmasi mengenai penyebab kelangkaan gas bersubsidi itu dirinya berkilah tidak sebandingnya jumlah pembeli dengan jumlah stok tabung gas yang dimiliki penjual.

” Untuk jumlah stok gas elpiji ukuran 3 kg itu tidak berkurang akan tetapi, jumlah pembeli yang kian bertambah,” pungkasnya.Berdasarkan informasi yang dihimpun, masyarakat banyak yang menduga ada permainan beberapa oknum dibalik kelangkaan gas ukuran 3 kg itu. Untuk meraih keuntungan pribadi.

” Ini jangan-jangan ada yang bermain, supaya bisa mendapatkan keuntungan pribadi. Masa iya sih sudah hampir seminggu stok gas masih tidak ada,” cetus salah seorang warga sambil menggendong tabung gas yang kosong. (*)

Tulis Komentar

News Feed