oleh

Pembangunan Gedung Farmasi Pringsewu diduga Bermasalah, PPK Segera Panggil Pemborong

Pringsewu – Proyek pembangunan gedung Farmasi di Dinas kesehatan yang berada di lingkungan RSUD pringsewu yang menelan anggran miliyaran rupiah diduga kuat tidak sesuai spesifikasi.

Dari penelusuran Haluan Lampung, dilokasi pembangunan gedung Farmasi milik Dinas Kesehatan Pringsewu yang baru berjalan kira kira 25 persen diduga tidak sesuai dengan spesifikasi.

Material yang digunakan pada pembangunan gedung farmasi diduga tidak sesuai spesifikasi, parahnya lagi pihak pemborong, tidak terlihat dilokasi pemasangan papan informasi.

Sangat di sayangkan dalam pelaksaannya proyek pembangunan gedung parmasi,tidak terlihat pengunaan besi cakar ayam ,

Dalam pemasangan pondasi terlihat jelas, pihak pelaksana dalam pengunaan besi slub hingga tiang siku besi praktisi , hanya mengunakan besi kombinasi 8-10 -hingga 12 kes. Sehingga dikhawatirkan akan mengurangi kwaliatas bagunan.

Baca Juga :  Pasar Kota Agung Tutup 3 Hari, Tim Satgas Gabungan Semprotkan Cairan Disinfektan

Dari data yang di himpun media ini, proyek pembangunan gedung parmasi di dinas kesehatan yang dimenangkan oleh CV dua puluh delapan yang beralamat Jalan wolter mungin sidi no 220 H sumur putri bandar lampung , pagu anggran 1.475.000.000 dengan nilai penawaran sesuai (hps)1474.991.702.79 PRINGSEWU .

Yohannes Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Saat dikonfirmasi via handphone miliknya mengatakan, pihaknya akan memanggil pihak rekanan untuk berkoordinasi terkait informasi yang diterima.

“Kebetulan saya (Yohannes) baru sembuh dari sakit, besok saya koordinasikan dengan pemborong”, ujar Yohannes kepada Haluan Lampung, Selasa (18/08).

Lanjutnya, nanti pihaknya akan kroscek dulu kelapangan kalau sesuai informasi, dari media , akan kita kasih teguran ke pihak pemborong.

Baca Juga :  Polsek Cukuh Balak: 21 Orang Terindikasi Narkoba Jalani Shalat Taubat

” Ya mas, nanti kita kroscek dulu, kelokasi , sesuai temuan media kita kasih tegoran “ucapnya.

Terpisah, Imanda Amin Arbi selaku Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Pringsewu pun senada dengan Yohannes, bahwa pihaknya akan memanggil pihak rekanan. (Her)

Tulis Komentar

News Feed