oleh

Satreskrim Akan Panggil Pihak BPBD Mesuji Terkait Dana Penanganan Covid-19

-DAERAH, MESUJI-990 views

Mesuji – Satuan reserse kriminal (Satreskrim) polres mesuji dalam hal ini unit tindak pidana korupsi (Tipidkor) secepatnya akan memanggil pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Bpbd) kabupaten Mesuji.

Hal tersebut sebagaimana dikatakan kasatreskrim polres mesuji Iptu Riki Nopariansyah SH,Mm.

“Minggu ini kami jadwalkan pemanggilan, untuk pihak terkait, pastinya Bpbd, kita liat nanti, jika ada pengambangan kan tidak menutup kemungkinan kita juga panggil Dinas Dinas lainya, ” terangnya, Minggu (23/08).

Disinggung terkait permasalahan apa saja yang akan didalami pihak kepolisan, Iptu Riki menegaskan bahwa sebagai permulaan adalah pengadaan masker juga biaya oprasional posko satgas covid-19 kabupaten Mesuji.

“Kami mendapati beberapa laporan informasi terkait adanya berbagai dugaan penyimpangan anggaran covid-19, untuk langkah awal mungkin kita ke pengadaan masker yang memang banyak kalangan menilai dananya fantastis, selanjutnya akan kita dalami hal hal lain seperti oprasional skretariat serta posko satgas juga yang lain, ” tegasnya.

Baca Juga :  AWPI Tamggamus Bersinergi Hadapi Pandemi Covid-19 Bersama Radio Cahaya 87.9 FM

Diberitakan sebelumnya bahwa, banyak bantuan terus digulirkan baik dari pemerintah pusat juga pemerintah daerah, namun tak sedikit pula yang masih terindikasi serat dengan berbagai permasalahan.

Berbagai dugaan didapati lantaran kekurangtrasfaranan penggunaan dana penanggulangan covid-19 yang nilanya rata rata mencapai puluhan milyar khusunya pada tingkat kabupaten.

Sebagaimana yang diungkapkan oleh Iwan Dahari, salah satu tokoh Masyarakat kabupaten Mesuji, saat disambangi media di kediaman, Desa Buko Poso kecamatan Way Serdang Mesuji.

“Memang kami dipahamkan bahwa ada beberapa dugaan anggaran yang kami menilai agak janggal, yaitu di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Mesuji, ” ucapnya, Minggu (9/8).

Disinggung terkait item anggaran tersebut, pria yang sering terlibat aktiv di beberapa lembaga sosial kemasyarakatan ini mengatakan tentang pengadaan masker juga yang lain.

Baca Juga :  Proyek RSUD Dinkes Pringsewu, Penawaran CV Al-Fatih ‘Bengkak’ 30 Juta

” kami mendapat info tentang pengadaan masker di Bpbd itu senilai Rp 50.000.000,00 ( lima puluh juta rupiah), maskernya mana..?? juga anggaran untuk skretariat gugus tugas covid senilai Rp 30.000.000,00 (tiga puluh juta rupiah) pada tiap bulanya, namun skretariat terpantau selalu kosong hanya berisi meja satu dan sebuah banner, ” tegasnya.

Atas berbagai dugaan tersebut Iwan meminta kepada jajaran satuan reserse kriminal Polres Mesuji dalam hal ini unit tindak pidana korupsi segera melakukan langkah langkah sesuai dengan kewenanganya.

” kami berharap agar pihak tipidkor polres mesuji segera memanggil kepala BPBD, untuk dilakukan penyelidikan maupun penyidikan terkait dua item atau bila perlu keseluruhan alokasi dana penanggulangan covid kabupaten mesuji, ” tandasnya. (Rado)

Tulis Komentar

News Feed