oleh

Kecolongan, Ali Rahman Ternyata Anggota Parpol

WAYKANAN – Pemerintah Daerah Kabupaten Waykanan kecolongan. Salah satu pejabat eselonnya Ali Rahman yang kini menjabat Kepala Badan Kepegawaian ternyata tercatat sebagai anggota Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sejak 21 Agustus 2020.

Otomatis, Ali Rahman melanggar Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dilarang menjadi anggota dan/atau pengurus partai politik.

Terkait hal itu, Wakil Ketua DPC PDIP Waykanan Masrianto membenarkan jika ALi Rahman sudah tercatat sebagai anggota PDIP, ditandai dengan KTA yang ditandatangani Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri.

Meski demikian Masrianto menegaskan jika Ali Rahman tercatat sebagai anggota PDIP sejak tahun 2008 yang saat itu regulasi tidak melarang ASN sebagai anggota Parpol.

Baca Juga :  Bupati Saply Berikan Bantuan Baperlahu Untuk Dika 'Bocah Penyandang Disabilitas'

“Sepengetahuan saya pada tahun 2008 , pada saat bupati nya Tamanuri dia menjadi anggota Partai PDIP. Tapi tahun itu relugasinya sangat beda saat ini. Dimana ASN bisa masuk partai , itu yang saya ketahui , untuk KTA PDI-P yang terbit tahun 2020 ini malah saya tau dari media,” ungkap Masrianto.

Sementara, Wakil Ketua PDIP Provinsi Lampung Watoni Noerdin menegaskan, jika KTA PDI-P atas nama Ali Rahman sudah keluar dari DPP PDIP.

” Iya KTA Ali Rahman sudah keluar sebagai anggota partai politik PDIP. Dengan resminya Ali Rahman menjadi kader partai PDIP maka partai mengusulkan dia menggantikan Almarhum Edward Anthony menjadi calon wakil bupati Waykanan yang berpasangan dengan Raden Adipati Surya,” tegasnya. (Yoni/JJ).

Tulis Komentar

News Feed