oleh

1 Dari 3 Pelaku Kasus Curat di Pekon Wargamulyo Tertangkap

Pringsewu – Unit Reskrim Polsek Pardasuka menangkap pelaku curat ranmor dan hape dengan TKP di Pekon Wargomulyo Kec. Pardasuka Kab. Pringsewu, pada Rabu (26/8/20)

Terduga pelaku AAW als Deden (30) pekerjaan petani, alamat Kubu Batu Kec. Way Hilau Kab. Pesawaran berhasil dibekuk petugas di kediamannya pada Selasa (25/8/20) pukul 20.00 Wib.

Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 2 unit sepeda motor dan 1 unit hape.

Kapolsek Pardasuka AKP Lukman Hakim, S.Pdi mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri, SIK menuturkan bahwa penangkapan tersangka merupakan tindak lanjut atas laporan korban Sofya Laila (39) PNS, warga Pekon Wargomulyo Kec. Pardasuka ke Polsek Pardasuka pada (28/7/20).

Baca Juga :  Bupati Saply Membuka Acara Penyuluhan Hukum Narkotika

Dalam laporanya korban menerangkan pada Selasa (28/7/2020) sekira pukul 07.00 pagi ketika korban hendak berangkat kerja melihat 1 unit sepeda motor merk Honda Beat Nopol BE 6510 UM warna hitam yang sebelumnya di parkir di ruang tamu sudah tidak ada, dan pintu depan rumah dalam keadaan sudah terbuka serta handel kunci rumah sudah rusak. Satu hape merk Oppo A5S milik anak korban juga raib. Atas kejadian tersebut korban menderita kerugian Rp9 juta.

“Berdasarkan laporan pengaduan tersebut kemudian kami membentuk tim untuk mengungkapnya, dalam proses penyelidikan kami dapatkan informasi bahwa HP milik korban yang hilang dalam penguasaan pelaku AAW. Atas informasi tersebut kemudian Unit Reskrim Polsek Pardasuka dibantu Tekab 308 Sat Reskrim Polres Pringsewu melakukan penangkapan,” terang AKP Lukman Hakim

Baca Juga :  Parosil instruksikan Penyemprotan Disinfektan di Linkungan Pemkab

Saat diperiksa, AAW als Deden mengakui bahwa HP tersebut merupakan hasil pencurian di Pekon Wargomulyo Kec. Pardasuka yang dilakukanya bersama dengan dua pelaku lain.

‘Saat ini pelaku sedang kami lakukan proses pemeriksaan untuk mengungkap kemungkinan ada TKP lain dan untuk proses hukum selanjutnya terhadap pelaku kami jerat dengan pasal 363 KUHP dengab ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara,” pungkasnya. (Her)

Tulis Komentar

News Feed