oleh

Ditinggal Pergi, Rumah Pejabat di Mesuji Terbakar Habis

-DAERAH, MESUJI-181 views

Mesuji – Rumah diduga milik salah satu pejabat di mesuji yang beralamatkan di Desa Brabasan kecamatan Tanjung raya, kabupaten mesuji dikabarkan ludes dilalap sijago merah, pada sabtu (29/08) sekira pukul 14 : 20, insiden tersebut baru diketahui oleh warga sekitar setelah beberapa saat api mulai menjalar serta asap mulai membumbung tinggi.

“Kami memang melihat asap, kirain pemilik rumah bakar sampah atau apa, tapi lama lama kok asap makin banyak dan atap rumah udah ada beberapa yang runtuh, rupanya tuan rumahnya gak ada, dan rumah dalam keadaan kosong, ” terang warga sekitar.

Senada dikatakan oleh sumber lain bahwa benar rumah dalam keadaan kosong lantaran pemilik rumah yang diduga seorang pejabat tinggi di dinas pendidikan kabupaten mesuji tersebut sedang berada di bandar lampung.

Baca Juga :  AWPI Tamggamus Bersinergi Hadapi Pandemi Covid-19 Bersama Radio Cahaya 87.9 FM

“Orangnya lagi dibandar lampung kayaknya, maka pas api udah besar baru warga sekitar tau lalu kami menghubungi damkar, sembari menunggu damkar datang, kami dobrak pintu belakang dan memadamkan api dengan alat seadanya, namun api sudah mulai membesar, ” ujar sumber.

Kapolsek tanjung raya Akp Muhammad Ataka, S.T saat dikonfirmasi membenarkan atas kejadian tersebut, pihaknya juga sempat membantu melakukan pemadaman serta langkah langkah pengamanan.

“Iya benar telah terjdi kebakaran di brabasan, tim kami juga turut membantu kemarin serta melakukan pengamanan guna antisipasi penjarahan, ” ujar Ataka, Minggu (30/08).

Disinggung terkait kerugian yang timbul akibat insiden tersebut serta penyebab kebakaranya, Akp Ataka mengatakan belum dapat ditaksir tentang kerugian serta pemicu terjadinya kebakaran.

Baca Juga :  Pasien Covid-19 di Pringsewu Dinyatakan Sembuh

” kepolisian saat ini masih melakukan pengembangan untuk mencari penyebab kebakaran serta berkordinasi dengan pihak pemadam kebakaran mengingat bahwa memasuki musim kemarau agar mengantisipasi kebakaran rumah maupun lahan, juga melakukan penggalangan kepada kepala desa untuk menyiapkan alat APAR(alat pemadam api ringan) untuk antisipasi apabila dalam tahap kecil, ” pungkasnya. (Rado)

Tulis Komentar

News Feed