oleh

AWPI Waykanan Kecam Pemukulan Wartawan

WAYKANAN – Ketua Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia Kabupaten Way Kanan mengecam tindakan kekerasan yang dilakukan oknum ketua panitia pelaksana Bupati Cup Kabupaten Lampung Utara, terhadap jurnalis biro SCTV-Indosiar.

Tindakan kekerasan itu terjadi saat Ardy hendak mengklarifikasi kericuhan pertandingan Sepak Bola Piala Bupati Cup yang digelar pada Stadion Sukung Kelapa Tujuh Kecamatan Kotabumi selatan Kabupaten Lampung Utara pada Jum’at, 28 September 2020.

Kejadian tersebut bermula ketika, Ardy Yohaba, Jurnalis biro SCTV-Indosiar hendak melakukan wawancara kepada pihak panitia atas kericuhan pertandingan sepak bola yang menyebabkan salah satu club didiskualifikasi.

Ketua AWPI Way Kanan Yoni Aliestiadi mengatakan, AWPI Way Kanan mengecam dan mengutuk tindakan pemukulan dan perampasan Kamera oleh ketua panitia pelaksana.

Baca Juga :  Pemkot Metro Lakukan Ops Penjaringan Pelanggaran Prokes di Pasar Bantul Margodadi

Kejadian ini menambah panjang deretan kekerasan terhadap jurnalis di Provinsi Lampung. Kegiatan jurnalis ini dilindungi oleh undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

Yoni mengutip Pasal 18 UU Pers yang menyebutkan bahwa siapapun yang menghambat ataupun menghalangi kerja jurnalistik dapat dikenakan hukuman pidana maksimal dua tahun penjara atau denda Rp500 juta.

Terpisah Ardy Yoehaba, jurnalis biro SCTV-Indosiar mengatakan, sebelum terjadi pemukulan, kamera miliknya dirampas oleh Ketua panitia yang belakangan di ketahui bernama Juanda Basri. Atas tindakan pemukulan yang dialami tersebut, ardi mengalami luka di bagian pelipis sebelah kanan.

Sementara untuk kamera yang biasa digunakan untuk bekerja, akhirnya dikembalikan setelah 30 menit melakukan negosiasi. Namun baterai kamera miliknya hingga saat ini belum di kembalikan. (Yoni)

Tulis Komentar

News Feed