oleh

Penebaran Perdana Pakan Udang Produksi Perum Perindo di Tambak Udang Bratasena

Tuba – Pada kunjungan kerjanya di Bratasena, Direkur Utama Perum Perindo Fatah Setiawan Topobroto didampingi Direktur Operasional Raenhat Tiranto Hutabarat melakukan penebaran pakan ikan dan udang perdana hasil produksi pabrik pakan ikan dan udang milik Perum Perindo yang pada pertengahan Juli 2020 lalu diresmikan pengoperasiannya.

Direktur Operasional, Raenhat Tiranto Hutabarat menambahkan dengan penebaran pakan hasil produksi Perum Perindo diharapkan dapat meningkatkan kualitas udang maupun hasil produksi sesuai yang diharapkan.

“Kandungan protein 32% dan harga yang terjangkau yang ada di brand pakan ikan dan udang Perum Perindo bernama Muara, diyakini mampu berkompetisi dengan produk pakan lokal lainnya,” kata Raenhat (29/08).

Dalam kesempatan yang sama, seremonial simbolik penyerahan sertifikasi 219 petambak turut dilaksanakan hasil kerja sama Perum Perindo dengan PT Pertamina (Persero).

Baca Juga :  KPU Waykanan Pastikan Hak Konstitusinal Warga Binaan

Direktur Utama, Fatah Setiawan Topobroto mengatakan sertifikasi petambak ini merupakan pertama kali di Bratasena sebagai harapan untuk meningkatkan kompetensi, memenuhi standard CBIB (Cara Budidaya Ikan yang Baik), para mitra petambak lebih professional, terlatih dan diharapkan dapat meningkatkan jaminan mutu kualitas hasil panen udang.

“Kerja sama antara Perum Perindo dengan PT Pertamina (Persero) ini merupakan wujud BUMN sebagai agen pembangunan untuk Indonesia atau BUMN Untuk Indonesia,” jelasnya di sela kunjungan kerjanya ke tambak udang Bratasena (29/08).

Hal senanda disampaikan VP CSR & SMEPP PT Pertamina (Persero) Arya Dwi Paramita, yang turut hadir dalam penyerahan sertifikat jaminan bagi mitra binaan petambak yang telah menyelesaikan pinjaman porgram kemitraan.

Baca Juga :  Sat Binmas Polres Tanggamus dan Mitra Bagikan Bansos

“Alhamdulillah sebagian mitra binaan sudah bisa menyelesaikan pinjaman kemitraan, harapannya kehadiran kami dapat memberikan manfaat bagi kita semua, terutama untuk mendukung peningkatan kapabilitas petambak yang telah mengikuti program sertifikasi, dan mendapatkan dukungan permodalan sehingga upaya-upaya ini dapat memberikan nilai tambah menghasilkan produk tambak yang lebih baik,” jelas Arya.

Diharapkan sektor perikanan darat ini turut berkontribusi menjadi nilai tambah bagi perekonomian masyarakat lokal di Bratasena pada khususnya dan Provinsi Lampung pada umumnya.( Rls/ncu)

Tulis Komentar

News Feed