oleh

Layanan LPBJB Pringsewu Amburadul: LPSE Sulit Diakses

PRINGSEWU – Sejumlah rekanan yang mengikuti tender lelang yang dilaksanakan Pokja (kelompok kerja) LPBJP (Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah) Kabupaten Pringsewu dipertanyakan integritas dan profesionalitas

Dari sejumlah rekanan yang ikut dalam lelang yang di alamatkan kepada Pokja PBJP Kabupaten Pringsewu bukanlah tidak mendasar, adanya kesalahan dan kekeliruan yang sudah dilakukan oleh pihak pokja.

Hal itu seperti disampaikan Unang, salah seorang wakil direktur yang perusahaannya ikut dalam tender lelang pada paket pembangunan Gedung PSC milik Dinas Kesehatan Kabupaten Pringsewu.

Unang mengemukakan, dirinya merasa kecewa atas sikap yang sudah ditunjukan oleh Pokja UPBJP Kabupaten Pringsewu.

“Ada kesalahan dan kekeliruan yang sudah dilakukan oleh Pokja dalam pengetikan. Namun, perusahaan kami tetap digugurkan, dengan alasan dokumen penawaran tidak sesuai dengan dokumen lelang (IKP) huruf D angka 29.13 sesuai dengan evaluasi teknis RKK”, jelas Unang, Rabu (02/09/20). Unang juga mempertanyakan soal LPSE yang sulit di akses (di buka) saat proses akhir upload penawaran, yakni pada Sabtu, 8 Agustus 2020.

Baca Juga :  Rafa si Pasien Anak Luka Bakar Serius Akhirnya Pulang, Orang Tua Ucapkan Terima Kasih

“LPSE Kabupaten Pringsewu tidak dapat di akses (gangguan) sehingga membuat kami tidak bisa upload perbaikan penawaran. Bankan, ada perusahaan lain yang harus gagal upload akibat tidak berfungsinya LPSE Kabupaten Pringsewu pada hari itu”, beber Unang.

Lanjut Unang, pihaknya sudah berusaha membaca dan mempelajari dokumen yang ada dan hanya menemukan huruf D sampai angka 27.13.

“Kami juga tidak temukan huruf D tentang evaluasi maupun tentang RKK. Jadi, tidak beralasan Pokja menggugurkan RKK perusahaan kami karena Pokja mengevaluasi mengacu pada huruf D sesuai dengan hasil evaluasi pada SPSE”, terang Unang.

Unang juga mempertanyakan sikap profesionalisme Pokja PBJP Kabupaten Pringsewu pada kegiatan lelang pembangunan jalur pejalan kaki di objek Wisata Talang Indah, Fajaresuk, Kecamatan Pringsewu milik Dispora (dinas pemuda dan olahraga).

Baca Juga :  Renovasi RTLH di Pugung Tanggamus, Tim Gabungan Lakukan Gotong Royong

“Dalam LPSE, nyata-nyata semua penawar yang masuk tidak memenuhi persyaratan, namun proses lelang tetap dilanjutkan. Dan pada tahapan yang sama juga dilaksanakan sanggahan atas paket pembangunan PSC milik Dinkes Pringsewu”, urai Unang.

Unang mengemukakan, bilamana rekanan dinyatakan salah baik pada penulisan maupun kekurangan berkas, dengan besar hati rekanan menerima dan digugurkan.

“Pertanyaannya, bagaimana dengan oknum Pokja yang lalai dalam melaksanakan pelelangan?. Harusnya, dengan jiwa besar membatalkan pelelangan tersebut, bukan hanya sekedar meminta maaf”, tandas Unang.

Terpisah, Ihram, Pokja II pada PBJP Kabupaten Pringsewu saat dikonfirmasi dan dimintai tanggapannya lewat sambungan WhatsApp-nya, enggan menjelaskan.

“Karena data ada di kantor, sebaiknya ke kantor saja.
Kalau pakai data, kan bisa real dan tidak asal klarifikasi”, ucap Ihram singkat. (Tim)

Tulis Komentar

News Feed