oleh

“Pilwakot Bandarlampung” Masa Sanggah Tanpa Tanggapan Masyarakat

BANDARLAMPUNG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandarlampung tidak menerima satupun tanggapan dan masukan dari masyarakat terkait pasangan bakal calon kepala daerah (Balonkada) pada Pilkada Bandarlampung 2020.

“Hingga tenggat Selasa (8/9) pukul 24.00 WIB, tak ada tanggapan atau sanggahan terhadap tiga pasangan bakal calon, ” kata Komisioner KPU Kota Bandarlampung Fery Triatmojo, saat dihubungi di Bandarlampung, Rabu (9/9).

Menurutnya, tidak adanya masukan masyarakat selama masa tanggapan dan masukan dibuka pada 4-8 September 2020.

Ketua Divisi Teknis Penyelenggara dan Humas KPU kota itu mengatakan, hingga batas waktu berakhir pihaknya tak menerima satupun tanggapan.

“Iya, hingga akhir masa tanggapan masyarakat, tidak ada masukan yang kami terima,” ujarnya.
Pantauan, KPU Bandarlampung telah mengunggah lengkap berkas syarat pencalonan-syarat calon tiga pasang bakal calon pendaftar di laman resmi KPU kota.

Baca Juga :  Wartawan Vs Kadiskes Mesuji: Ribut Dahulu Berdamai Kemudian

Terkait, profil ketiga pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota Bandarlampung 2021-2024.
Sesuai urutan saat mendaftar selama tiga hari masa pendaftaran pasangan calon, 4-6 September 2020.
Yakni bakal calon wali kota H. Rycko Menoza SZP, S.E., S.H., M.BA. Bakal calon wakil wali kota Ir. H. Johan Sulaiman, M.M.

Bapaslon ini diusung gabungan parpol Partai Golkar dan PKS (12 kursi DPRD), didukung parpol nonparlemen PBB dan Partai Garuda.

Lalu, bakal calon wali kota Hj Eva Dwiana, S.E., M.Si. Bakal calon wakil walikota Drs. H. Deddy Amarulloh. Paslon ini diusung gabungan parpol PDI Perjuangan 9 kursi, Partai NasDem 4 kursi, dan Partai Gerindra 7 kursi (total 21 kursi DPRD). Didukung parpol nonparlemen non peserta pemilu 2019 Partai Gelora.

Baca Juga :  Tok...RUU Ciptaker Disetujui Pesangon dan UMK Tetap Ada

Bakal calon wali kota H. Muhammad Yusuf Kohar, S.E., M.M. Bakal calon wakil wali kota H. Tulus Purnomo Wibowo.

Bapaslon ini diusung gabungan parpol (5 parpol: PAN 6 kursi, Partai Demokrat 5 kursi, PKB 3 kursi, Perindo 2 kursi, dan PPP 1 kursi, total 17 kursi DPRD).

Sekadar pengingat, pilkada serentak 9 Desember 2020 Kota Bandarlampung, pilkada langsung ke-4 setelah pilkada 2005 (putaran pertama 27 Juni 2005, kedua 6 Agustus 2005), pemilukada 30 Juni 2010, pilkada 9 Desember 2015. (tara/JJ).

Tulis Komentar

News Feed