oleh

Polisi Ringkus DPO Narkoba Waykanan

Waykanan – Tim gabungan Polres Way Kanan berhasil meringkus pelaku penyahgunaan narkoba berinisial MS (37) warga Kampung Banjar Masin Kecamatan Baradatu Kabupaten Way Kanan, sekitar pukul 00.30 Wib, Rabu (9/9/2020).

Penangkapan tersangka MS, dipimpin langsung Kasatres Narkoba dan Kasat Intelkam polres way kanan. Berdasarkan catatan petugas, tersangka MS merupakan masuk daptar pencarian Orang (DPO) sebagai bandar narkoba dari penangkapan tersangka tersngak Ahmad yang notabene adalah kakak kandung dari.

Kapolres Way Kanan AKBP Binsar Manurung, SH SIK MSi, melalui Kasat Narkoba AKP Firmansyah SH MH menerangkan, penangkapan bermula, sebelumnya petugas mendapatkan informasi keberadaan tersangka MS yang merupakan DPO narkoba yang selama ini dalam pengejaran petugas. Tersangka MS diketahui sebagai bandar narkoba dari penangkapan tersangka Ahmad yang merupakan kakak kandung. Keberadaan tersangka MS berhasil diindus petugas, yang sedang pesta narkoba disalah satu rumah warga yang berada di Kampung Tiuh Balak Kecamatan Baradatu Kabupaten Way Kanan.

Baca Juga :  Tekab 308 Polsek Pardasuka Bekuk Tiga Pelaku Cabul

“Ketika dilakukan penggerbekan, beberapa orang yang berada didalam rumah langsung melarikan diri dan berhasil diamankan seorang laki-laki yang mengaku berinisial MS yang tidak lain pemilik rumah, ternyata tersangka MS merupakan DPO kami ” ungkapnya.

Ia menjelaskan, ketika petugas melakukan penggeledahan badan dan pakaian, diketemukan pada genggaman tangan sebelah kanan tersangka berupa kotak rokok didalamnya terdapat setengah butir t narkotika jenis extacy. Tak hanya itu, penggeledahan terus di lakukan ditemukan disamping rumah diatas lantai berupa seperangkat alat hisap (bong) dari botol dari kaca bening dan 1 (satu) buah tas selempang warna hitam yang didalamnya 1 (satu) unit handphone nokia warna hitam dan Uang tunai senilai Rp. 6.050.000,00

Baca Juga :  Nelayan Teluk Ratai Desak Ko Ahan Ditangkap

“Atas perbuatannya tersangka dijerat pasal 114 ayat 1 UU RI no 35 tahun 2009 pada perkara sebelumnya dan pada perkara saat ini melanggar Pasal 112 ayat (2) UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat empat tahun paling lama 12 tahun,” Ujarnya AKP Firmansyah,SH.,MH (Yoni)

Tulis Komentar

News Feed