oleh

Perwakilan KOSEBA Tanggamus Tuntut Keaktifan Kembali Seni & Budaya

Tanggamus – Sejumlah Anggota perwakilan Komunitas Seni dan Budaya (KOSEBA) Tanggamus, melakukan pertemuan dengan Anggota DPRD Tanggamus diruang Rapat DPRD kabupaten Tanggamus, guna menuntut keaktifan kembali seni dan budaya yang ada di kabupaten Tanggamus di masa pandemi Covid-19 ini, Kamis (10/9/20).

Dan sebelum mereka di terima dan bertatap muka dengan para wakil Rakyat tersebut mereka mengadakan orasi di depan Gedung Rakyat Kabupaten Tanggamus.

Dalam aksinya tersebut KOSEBA yang di hadiri oleh perwakilan-perwakilan Seni dan Budaya yang ada di Kabupaten Tanggamus, baik komunitas pemilik orgen, komunitas artis/vokalis, komunitas Photographer, dan komunitas lainnya.

Dalam orasinya di depan Gedung DPRD Tanggamus KOSEBA menuntut beberapa poin kepada pemerintah daerah di antaranya agar pemerintah memberikan kesempatan ruang untuk tampil kembali dalam acara hajatan,meminta jaminan kelangsungan hidup para seni dan budaya beserta keluarga,Tidak membedakan kasta dan stara dalam memberikan izin hiburan karena selama ini ada diskriminasi diberbagai titik yang notabanenya dapat dilakukan oleh keluarga tertentu, Mohon untuk Pemerintah daerah Kabupaten Tanggamus memperhatikan kehidupan seni dan budaya memberikan inovasi dan bantuan terhadap insan seni dan budaya. Pada poin terakhir apabila dalam jangka waktu 14 hari tidak ada tanggapan dari pemerintah maka KOSEBA akan mengadakan Aksi masa dengan jumlah yang lebih besar.

Baca Juga :  Bupati Tanggamus Kunjungi Korban Asusila dan Berikan Bantuan di Ponpes

Sementara itu Anggota DPRD dari Fraksi Gerindra Hajin Umar mengatakan, “Karena aturan dimasa kovid 19, akan disampaikan kepada Bupati,aspirasi diterima dan akan dimuswarakan keperangkat daerah lain”.

Senada dengan Hajin, Fahrudin Bahar dari komisi 2 juga mengatakan,”Ini adalah keluh kesah masyrakat, kami sebagai anggota Dewan menampung aspirasi temen-teman semua, tapi kita tau dalam situasi pandemi Covid-19 semua aspek terganggu, tetapi mudah-mudahan semua ada solusinya,” ujarnya.

Dari hasil pertemuan antara DPRD dan perwakilan KOSERBA, DPRD belum bisa memutuskan permohonan dari poin poin yang di ajukan ke Pemerintah Kabupaten Tanggamus Khususnya DPRD, untuk itu rapat akan dilanjutkan pada Hari Senin (14/9/20) bertempat di Dinas Pariwisata Kabupaten Tanggamus.

Baca Juga :  Bupati Pringsewu Ajukan Rancangan Perda Perubahan APBD 2020

Saat ditemui usai rapat Mastang selaku Sekertaris KOSEBA mengatakan,” Kami berterima kasih kepada DPRD yang telah memfasilitasi kami dan menerima aspirasi dan untuk selanjutnya pertemuan pada harin senin tanggal14/9/20, dan kami tidak akan mencabut lima poin tututan kami,bagaimana kami akan mencabut sedangkan di Pesisir Barat dan lampung barat boleh dilaksanakan masa Tanggamus di bedakan,kami lebih baik mati terkena Covid 19 dari pada mati kelaparan,” Ungkap Mastang.

“Harapan kami bisa di berikan solusi terbaik oleh agar bisa bekerja kembali karena selama 6 bulan terakhir ini kami kesulitan dari segi ekonomi tidak ada pemasukan, bahkan rekan kami ada yang menjadi pembatu rumah tangga untuk menyambung hidup, ” Pungkasnya .(an/yal)

Tulis Komentar

News Feed