oleh

Club Malam Shouthbank Tidak Patuhi Protokol Kesehatan Covid-19

Bandarlampung – Tempat hiburan malam di Bandarlampung terkesan cuek dengan penyebaranan Covid-19 di Provinsi Lampung, Salah satunya tempat hiburan malam Club Shouthbank di kawasan Jalan Gatot Subroto (depan Pom Bensin) Garuntang, Kota Bandarlampung Provinsi Lampung di sinyalir tidak mematuhi protokol kesehatan.

Berdasarkan hasil investagsi lapangan, tampak sejumlah pengunjung tempat hiburan malam Nigt Club Shouthbank tidak mematuhi protokol kesehatan. Tempat hiburan ini tidak melakukan cek suhu badan bagi pengunjung yang datang, juga tidak menyediakan tempat cuci tangan bagi pengunjung.

Mirisnya terlihat karyawan bahkan waitress tidak menggunakan masker. ”Waduh ngeri ya, disini udah ngak ada protokol kesehatan lagi, gimana penyebaran virus corona semakin tinggi di Lampung,” kata Doni salah satu pengunjung dari luar daerah, Kamis (10/9/2020).

Minimnya protokol kesehatan covid 19 di tempat hiburan malam Nigt Club Shouthbank juga, menjadi perhatian kalangan masyarakat.

”Pemerintah Kota Bandarlampung harus memperhatikan dan menindak tegas bagi tempat hiburan yang tidak memperhatikan protokol kesehatan, jangan hanya siang hari dan pasar saja yang di lakukan penertiban malam hari juga harusnya tim gugus tugas melakukan penertiban, berdalih meningkatkan perekonomian masyarakat, tapi malah masyarakat banyak terpapar virus Covid 19, akhirnya nanti pemerintah juga yang keteteran, ” kata Wati seorang ibu rumah tangga di sukaraja.

Baca Juga :  Riana Arinal Resmikan Kantor LKKS Serta Serahkan Bantuan Untuk Anak Terlantar Disabilitas

Sementara itu pasien terkonfirmasi positif covid-19 Provinsi Lampung terus bertambah, hingga Sabtu 12 September 2020, bertambah 44 orang. Hingga Lampung memiliki 555 kasus positif Covid-19 tersebar di 15 Kabupaten Kota. Lampung Utara penyumbang terbanyak pertama dengan 26 kasus (satu pejabat). Kemudian Lampung Timur delapan kasus, Bandar Lampung empat kasus, Pesisir Barat tiga kasus. Selanjutnya Lampung Tengah, Kabupaten Pringsewu, dan Kabupaten Tulang Bawang masing-masing satu kasus.

Di Lampung Utara dilaporkan claster Kecamatan Abung Barat dan Kotabumi penyumbang pasien covid-19 terbanyak di Kabupaten Lampung Utara Juru BIcara Posko Sekretariat Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Lampung Utara, Sanny Lumi, menyatakan, 26 warga kabupaten setempat yang terkonfirmasi positif COVID-19 terbagi ke dalam dua kelompok, yaitu klaster Kecamatan Abung Barat dan Kecamatan Kotabumi.

“Ke-26 pasien baru mayoritas memiliki hubungan kekerabatan dengan pasien yang terlebih dulu terjangkit covid-19. Hanya ada beberapa pasien baru yang tidak tergolong keluarga, Namun diketahui sempat memiliki kontak erat dengan pasien sebelumnya,” katanya.

Baca Juga :  PH Mencium Penangkapan SA Dipaksakan

Menurut Sanny, satu di antara 26 pasien yang terkonfirmasi positif merupakan pejabat di lingkungan Pemkab Lampung Utara. Hasil rapid test yang bersangkutan sebelumnya memang reaktif dan hasil swab test kembali dinyatakan reaktif. “Total keseluruhan ada 76 kasus di Lampung Utara. ‎Mari perketat protokol kesehatan selama pandemi ini supaya tidak ada lagi penambahan kasus,” ujarnya.

Sementara 8 kasus di Lampung Timur adalah hasil tracing pasien nomor 486. Juru Bicara Satuan Tugas COVID-19 Provinsi Lampung, Reihana, mengatakan kedelapan pasien anyar asal Lampung Timur diberi kode pasien 540-546. Para pasien itu hasil tracing dari pasien 486.

Menurut Reihana, pasien 486 merupakan perempuan berusia 59 tahun warga Lampung Timur. Saat ini pasien tersebut menjalani isolasi di RSUD yang ada di Metro. Untuk 8 pasien yang terkonfirmasi positif hari ini menjalani isolasi mandiri. “Total keseluruhan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Lampung per Sabtu 12 September 2020 mencapai 555 kasus. Selain itu, suspek 40 kasus, meninggal dunia 22 orang, dan sembuh 371 orang,” kata Reihana.

Baca Juga :  Damar Desak APH Tindaklanjuti Kasus Cabul Gadis Disabilitas di Way Kanan

Reihana, menegaskan dari 44 kasus baru update Sabtu hari ini, 39 pasien merupakan hasil pelacakan pasien yang lebih dulu terkonfirmasi Covid-19  dan lima pasien lainnya merupakan kasus baru.

“Saat ini muncul klaster baru dalam penularan virus corona di Lampung melalui keluarga. Kita meminta masyarakat waspada dan patuh bila ada anggota keluarga sedang menjalani isolasi mandiri,” katanya.

Reihana mengingatkan isolasi mandiri yang dilakukan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 harus ada tempat khusus di rumah. Tujuannya, mencegah adanya kontak dengan anggota keluarga lain.

“Penambahan kasus baru lainnya terbanyak kedua per 12 September 2020 ini, ada di Lampung Timur mencapai delapan kasus. Kemudian Bandar Lampung empat kasus, dan Pesisir Barat tiga kasus.

Kemudian Tulang Bawang, Pringsewu, dan Lampung Tengah masing-masing mencatatkan satu kasus,” katanya.  (Adein)

Tulis Komentar

News Feed