oleh

Ini Dia Penyebab Insentif Kartu Prakerja Tanggal 12 -16 September Gagal Cair

-NASIONAL-11.666 views

Haluanlampung.com – Hampir Semua Peserta Prakerja Terdapat beberapa kendala dalam hal mendaftar, pelatihan bahkan insentif pun mengalami kendala.

Insentif Kartu Prakerja sudah mulai dicairkan para peserta. Manajemen Pelaksana (PMO) Kartu Prakerja mencatat Rp 1,6 triliun sudah dicairkan peserta dari rekening pribadi yang terdaftar di situs Kartu Prakerja.

Lantas Apa yang menyebabkan insentif kartu prakerja Rp600 ribu tidak bisa cair.

Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari mengungkapkan ada beberapa penyebab insentif gagal cair antara lain data NIK yang tidak masuk data Dukcapil, lalu juga nomor telepon pribadi yang sudah tak aktif.

Atau hal itu bisa terjadi karena peserta belum mengupgrade e-wallet atau menggunakan nomor rekening orang lain.

Baca Juga :  AXIS dan ACT Bagikan Ribuan Masker di Medan dan Padang

Selain itu, perbedaan antara NIK dengan akun rekening bank dan e-wallet membuat pencairan insentif bisa terkendala. Perbedaan nomor telepon peserta dengan nomor e-wallet pun menjadi salah satu kendala pencairan.

Hal ini biasa terjadi lantaran peserta telah mengganti nomor handphone sebelumnya yang sudah terdaftar dengan nomor baru.

Untuk itu, Denni meminta bagi para peserta segera melakukan upgrade ulang, serta memastikan kelengkapan dan kesesuaian semua data kepesertaan, mulai dari nomor rekening, e-wallet, nomor telepon hingga nomor kepesertaan kartu Prakerja.

“Persoalannya apa? Akun sudah tidak aktif, kedua NIK-nya itu berbeda, ketiga NIK-nya tidak ditemukan di Dukcapil. Bahkan itu dia pakai akun temannya, dan sebagainya. Lalu nomor telepon ganti, itu juga nggak bisa, harus sama ketika dia mendaftar,” jelas Denni ketika berbincang dengan awak media, Selasa (15/9/2020)

Baca Juga :  AXIS dan ACT Bagikan Ribuan Masker di Medan dan Padang

Dia memaparkan jika pembaruan telah dilakukan tetapi insentif tak kunjung tercairkan, ia meminta para peserta untuk cek kembali apakah pelatihan telah selesai dilakukan dan telah memberikan rating kepada mitra Kartu Prakerja.

Meski begitu, menurutnya dari proses pencairan insentif peserta, PMO mencatat hanya 0,5% yang mengalami persoalan hingga gagal cair.

“Kalau ada keterlambatan, yang kami lihat itu kurang dari 0,5% dari penerima Kartu Prakerja,” imbuh dia.

Jika hal tersebut telah dilakukan, ia meminta peserta menunggu sampai proses audit atau review selesai.

“Kalau teman-teman pastikan semua data sama, tapi kenapa ini belum dibayar? Kami sedang mereview bersama komite lembaga pengawas,” tuturnya.

Pemaparan ini menjawab kekhawatiran sebagian peserta kartu prakerja di media sosial. Para peserta khawatir uang insentif usai pelatihan tidak cair.

Baca Juga :  AXIS dan ACT Bagikan Ribuan Masker di Medan dan Padang

(Robs)

Tulis Komentar

News Feed