oleh

‘OTG’, Isolasi 10 Hari dan 14 Hari Menurut Praktisi Kesehatan Kabupaten Mesuji

-Opini-423 views

Oleh : Olys SKM.,M.Kes.Epid

(Alumni Fakultas Prodi Epidemiologi Universitas Diponegoro)

 

Ko sekarang ada sih Istilah istilah seperti diatas yaa? Maksudnya apa??

OTG mungkin istilah baru dalam kriteria suatu penyakit, kenapaa baru?? Ya Karena ada di satu penyakit baru juga, yaitu COVID-19 (Corona Virus Diseases-19) yang disebabkan oleh Virus yang dinamakan : SARS CoV2 (Severe Akut Respiratory Sindrom 2).

Namanya juga penyakit baru, pasti belum ada satu ahli pun yang benar-benar tau dan pakar tentang Covid-19 ini.

Kembali pada Pembahasan OTG, OTG adalah singkatan dari Orang Tanpa Gejala.

Kenapa Bisa Terinfeksi(Sakit) tapi tidak Menunjukan Gejala???

Itulah Misteri nya Covid-19.

(Maaf, sy blm Update perihal Penyakit lain sebelumnya yang juga tidak menunjukan gejala ketika dinyatakan terinfeksi, MOHON ikut Berbagi Info,,)

Kmudian Kenapa dalam Covid-19 ini bisa Tanpa Gejala??

Ada beberapa hal, antara lain :

  • Usia Muda, Korelasi nya : Daya Imun masih sangat Baik, sehingga Virus tidak sampai mengakibatkan Dampak serius pada penderita
  • Jumlah Virus (Angka Viral load) nya rendah,, Apa lagi itu???

Pada Umumnya hal ini terjadi pada satu Wilayah dengan jumlah kasus sangat sedikit atau Jumlah Populasi terbatas, sehingga agen (Kuman/pnyebab sakit) dan Host (Penderita Sakit) sangat sedikit atau potensi Tular rendah.

Intinya : Jumlah Virus yang masuk atau menginfeksi sangat rendah sehinga ketika si Virus akan bereflikasi atau memperbanyak diri, udah keduluan ketauan oleh Antibodi atau Zat Kekebalan tubuh Kita sendiri mampu di lokalisir sehingga tidak sempat mengakibatkan dampak serius (gejala sakit) pada Penderita.

HAPPY HIPOXIA…! Nah ini yang BAHAYA…! apa ini???

Happy Hipoxia, adalah kondisi dimana Kadar Oksigen di dalam sel manusia turun drastis (sampai dibawah normal), tapi saraf manusia sudah dirusak dengan parah oleh Virus SARS CoV2 tadi, sehingga alur koordinasi atau perintah dari otak ke Paru-paru untuk bernafas cepat dan dalam gagal, apa dampaknya??? Si Penderita akan merasa sehat-sehat saja, Tidak menunjukan gejala sakit sama sekali,, padahal kerusakan di dalam tubuh nya sudah sangat parah (Mohon Koreksi Teman2 Klinisi, dokter, Perawat atau ATLM kl sy salah).

Itulah bbrpa hal kenapa di Covid-19 bisa ada OTG.

Pertanyaan kemudian, pada OTG ini apakah tetap berpotensi menular???

Jawabnya : YA

Update terakhir (September) oleh Kemenkes dan WHO, rata-rata angka Penularan Efektif yang di dalam Istilah Epidemiologi disebut R0/R Nought atau Estimasi Jumlah Tertular dari satu orang Pnderita Covid-19 adalah 2-3, artinya akan menular ke 2 sampai 3 orang pada mereka yang disebut KONTAK ERAT Penderita.

Bagi OTG, Karena jumlah Virusnya rendah, maka potensi menularnya diprediksi adalah 2. Sedangkan Penderita dengan Gejala 3.  (Angka ini tidak statis yaa, Akan sangat mungkin terus berubah seiring dengan perjalanan Pandemi di tiap daerah).

Apakah OTG ini harus Isolasi juga? Kan gak sakit…? Kenapa harus di Isoalsi??

Seperti penjelasan diatas, OTG masih berpotensi MENULAR. sehingga Protokol Kesehatan tetap harus dijalankan, Lalu kenapa harus 10 hari??

Jawabnya : Estimasi masa Menular ke orang lain pada OTG adalah mulai hari ke-3 sampai hari ke-6 dengan PUNCAK MASA SANGAT MENULARNYA yaitu pada hari ke-3 sampai hari ke-5 setelah tertular.

Oleh karena kita tidak tau kapan sebenarnya OTG ini tertular, Karena tidak menunjukan gejala apa-apa maka sesuai Pedoman Penanggulangan Covid-19 Revisi ke-5 yang disusun oleh Para Ahli nya Ahli Dalam Negeri dan WHO, ditetapkan Isolasi bagi Pnderita OTG adalah 10 hari terhitung mulai hasil RT-PCR dinyatakan POSITIF. (Sedikit Catatan : Validitas/Kebenaran hasil PCR adalah 95-99%) itu artinya hanya 0,05 sampai 0,01 kmgkinan SALAH!

Lalu yang mana yang Isolasi nya 14 hari.?

Yaitu penderita dengan gejala berat yang perlu perawatan khusus di Rumah Sakit, Kenapa? Karena angka Viral load/Jumlah Virus nya sangat banyak dan masa Pemulihan pun lebih lama, sehingga diperkirakan sisa-sisa RNA Virus tetap ada bahkan ada yang sampai hari ke-38.

Apakah Kontak Erat wajib Isolasi juga?

Iya donk… Karena kita tidak pernah benar-benar tau yang bersangkutan sudah tertular atau blm,, Karena pada awal-awal terinfeksi (Estimasi sampai hari ke-5 dan bahkan ada yang sampai hari ke-10 masih Tanpa Gejala) itulah yang disebut sebagai Masa laten.

Bisa gak Kontak Erat yang sebenarnya sudah tertular, tapi hasil PCR nya Negatif??? = SANGAT MUNGKIN.

Tulis Komentar

News Feed