oleh

Berkas Tersangka Darusalam ‘Macet’ di Kejari

BANDARLAMPUNG – Tarik ulur berkas perkara dugaan penipuan dan penggelapan atas tersangka H Darusalam dan M Saleh akhirnya ‘Macet’ di Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandarlampung.

Pasca pelimpahan ke dua berkas Darusalam yang sebelumnya dinyatakan belum lengkap (P19), pihak Kejari terkesan bungkam saat dikonfirmasi terkait perkembangan kasus penggelapan atas lepaoran korban H Nuryadin.

Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Bandar Lampung, Dennie Sagita saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Rabu (30/9) malam, tidak pernah mau menjawab meski pesan tersebut telah dibacanya. Bahkan saat dihubungi via telepon juga tidak diangkat.

Sementara, Kuasa Hukum korban Handri Martadinyata SH, menegaskan agar Kejari untuk lebih terbuka dan transparan dalam memproses kasus ini.

Baca Juga :  Gelapkan Mobil Xenia, Wanita Muda Diamankan Polisi

Menurut Handri, dengan tidak adanya penjelasan ke media atas perkembangan kasus ini, dikhawatirkan timbul asumsi adanya tebang pilih dalam penerapan hukum di Kejari.

“Kami minta Kejari lebih terbuka dan transparan terkait perkembangan kasus ini, setidaknya bisa memberikan penjelasan terhadap media,” tegasnya.

Sebelumnya, Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Resky Maulana mengatakan, berkas perkara tahap 1 yang kemarin dinyatakan tidak lengkap telah dilimpahkan kembali.

“Sesuai petunjuk Jaksa untuk melengkapi berkas perkara, sudah kami lengkapi dan sudah dilimpahkan kembali,” jelas Resky, Rabu (30/9).

Dalam kasus penipuan dan penggelepan surat sporadik tanah senilai 500 juta rupiah yang dilaporkan oleh H Nuryadin, Polresta Bandar Lampung telah menetapkan M Syaleh dan Darusalam menjadi tersangka.

Baca Juga :  Sindikat Pengedar Dolar Palsu Dibekuk

Namun, keduanya tidak dilakukan penahanan lantaran dinilai koperatif oleh Polisi. (JJ)

 

Tulis Komentar

News Feed