oleh

Juan : Pejabat Jangan Hanya Mobil Dinas Saja yang Melekat

-DAERAH, MESUJI-459 views

Mesuji – Buruknya akses informasi yang sulit didapat oleh para jurnalis yang ada di kabupaten mesuji mendapat komentar pedas oleh Dewan Penasehat Persatuan Wartawan Indonesia Mesuji Juan Santoso Situmeang, saat menghadiri agenda pertemuan para kuli tinta dan juru bicara gugus tugas percepatan penanganan covid-19 kabupaten Mesuji di aula dinas kesehatan Mesuji pada Rabu (30/09).

” kami para wartawan ini sering kesusahan untuk sekedar mendapat informasi, seharusnya seoranv pejabat itu siap kapan pun dan dimanapun, karena dirumah juga status pejabat itu melekat, jadi bukan hanya mobil dinasnya aja yang melekat kemana mana, ” ucap juan.

Tak hanya itu, jurnalis Rilis.id lampung ini juga memberi penilaian dengan poin dibawah standar atas beberapa kejadian yang diakibatkan oleh miss komunikasi antara wartawan dengan beberapa pejabat pemerintah daerah kabupaten mesuji.

Baca Juga :  Wakil Bupati Berharap Silaturahmi FKUB Bisa Membawa Manfaat Dalam Kemajuan Tubaba

” jika yang terbaik itu 10 maka komunikasi antara wartawan dan pejabat di mesuji ini saya beri nilai 4, ini sebagai acuan agar kedepan kita kembali seperti dulu dengan pion 7 atau 8, ” terangnya.

Juan juga berharap bahwa adanya beberapa polemik yang sering terjadi akhir akhir ini dijadikan acuan agar kedepan para wartawan dipermudah akses untuk berkonfirmasi.

“Jadi kedepan saya berharap tidak ada lagi para pejabat yang susah untuk sekedar dimintai informasi, supaya jalinan komunikasi kita ini semakin baik dan berkesinambungan dengan berdasar kepada rasa cinta terhadap kabupaten Mesuji, ” tandasnya.

Menanggapi hal tersebut Aisiten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Beddi, mengatakan bahwa kedepan pihaknya akan segera mengambil sikap.

Baca Juga :  SMPN 4 Pringsewu Rayakan Hari Jadi

“Atasnama Pemerintah Kabupaten (Pemkab), kami mohon maaf jika ada yang kurang selaras, Kami sangat menyadari,  apa yang dilakukan sahabat-sahabat media dalam beberapa hari terakhir sesungguhnya adalah bentuk kritik dan rasa  sayang yang sedang dicurahkan.” Paparnya.

Oleh karena itu, Bedi mengajak semua pihak untuk dapat saling memaafkan dan memulai pola komunikasi baru yang lebih tertata.

“Bagaimanapun, polemik yang sempat terjadi kemarin adalah akibat miskomunikasi di antara kita,” akunya.

Dalam agenda tersebut selain Plt. Kapala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompim), Angga Pramudita, turut hadir dalam kesempatan itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PW) Mesuji, Ketua Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Mesuji Lukman, Ketua Lembaga Pendidikan Jurnalis Desa (LPJD) Mesuji Aris Rinaldi, beberapa anggota Ikatan Wartawan Online (IWO) dan sejumlah jurnalis. (Rado)

Tulis Komentar

News Feed