oleh

Kuasa Hukum dari Ardy Yoehaba Sangat Menyayangkan Lambanya Proses Hukum yang Dilakukan Kepolisian

Lampung Utara – Lambannya penanganan proses Hukum oleh pihak Polres Lampung utara, Terkait Tindak kekerasan yang dialami oleh Ardy Yoehaba, seorang Jurnalis Televisi swasta nasional yang juga menjabat Wakil ketua pada Asosiasi wartawan profesional Indonesia (Awpi) Cabang Lampung Utara, mendapat sorotan tajam dan keprihatinan dari Tim Kuasa Hukum korban dan Awpi, Rabu(01/10/2020).

Chandra Guna. SH, selaku Tim Kuasa Hukum dari Ardy Yoehaba dan Awpi, sangat menyayangkan lambanya proses penanganan Hukum yang dilakukan oleh pihak Kepolisian, dalam penjelasanya pada media, Chandra guna. SH, mengatakan,” Berdasarkan Fakta keterangan dari Korban dan para Saksi yang tertuang dalam Laporan ‘ Berita acara pemeriksaan (Bap), seharusnya pihak kepolisian, telah dapat bekerja cepat dan maximal dalam mengungkap peristiwan ini dan menetapkan status tersangka kepada pelakunya,” tandasnya.

Lanjutnya lagi,” Mengenai belum diterimanya hasil Visum et repertum dari pihak Rumah sakit yang dibutuhkan oleh pihak kepolisian sebagai salah satu alat bukti,” Ini juga menunjukan, kurang Respon dan cekatanya pihak Rumah sakit dalam mendukung proses hukum yang tengah ditangani pihak kepolisian, sehingga terkesan merugikan Pihak-pihak yang tengah mencari keadilan dan kepastian Hukum, akibat dari lambanya hasil Visum yang dikeluarkan pihak Rumah sakit.

Baca Juga :  Gelapkan Mobil Xenia, Wanita Muda Diamankan Polisi

Pada akhir penjelasanya, Chandra Guna. SH, menyatakan keprihatinanya dan mengatakan,” Kita semua berharap, terutama kepada pihak kepolisian,” Agar dapat sesegera mungkin, mengungkap dan menetapkan status tersangka kepada pelakunya,” Bukan hanya Korban, masyarakat pun menunggu kepastian Hukum atas kasus ini,” seluruh warga masyarakat menginginkan proses hukum yang cepat dan berkeadilan dengan tetap mengkedepankan azas praduga tak bersalah serta persamaan hak dimuka Hukum, tegas Chandra guna. (Tim Awpi)

Tulis Komentar

News Feed