oleh

Bus Rombongan Pengantin Terjun ke Jurang

LAMPUNG BARAT – Mobil bus yang mengangkut rombongan pengantin asal Kotabumi, Lampung Utara (Lampura) menuju Kecamatan Suoh, Lampung Barat (Lambar), Senin (12/10) sekitar pukul 04.00 Wib terjun ke jurang sedalam 25 meter di ruas tanjakan Pampangan, Pekon Tebaliokh, Kecamatan Batubrak, jalur Liwa-Suoh, Lambar.

Rombongan pengantin yang berjumlah 34 penumpang itu, sebanyak 27 penumpang meski selamat dari menderita luka-luka.

Beruntung pengantin beserta empat penumpang yang sehat tidak mengalami luka dan meneruskan perjalanan ke Suoh untuk melangsungkan pernikahan.

Sementara, empat orang harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Alimudin Umar (RSUDAU) dan Dua penumpang dirujuk ke Rumah Sakit umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Bandar Lampung karena mengalami luka berat, yaitu kernet bus dan satu penumpang, sedangkan sopir bus di kabarnya menghilang.

Baca Juga :  Polres Pringsewu Berhasil Tangkap 3 Pelaku Curat Spesialis Pembobol Toko Lintas Provinsi

Dugaan sementara, Lakalantas tunggal itu disebabkan hilangnya kendali akibat rem tidak berfungsi dengan baik.

Sebelumnya bus berangkat dari Kotabumi sekitar pukul 10:00 WIB, saat memasuki jalur Liwa-Suoh antara pukul 03.00-03.30 WIB di jalan menurun. Tiba-tiba mobil kehilangan kendali akibat rem tidak berfungsi dengan baik, sehingga terjun ke jurang.

Kasat Lantas Polres Lambar, AKP Bambang Dwi Setyawan, S.H., mendampingi Kapolres AKBP Rachmat Tri Haryadi, SIK, MH., melalui Kanit Lakalantas Bripka Hendra Dermawan mengatakan, saat ini personel masih melakukan identifikasi di lapangan termasuk mendata penumpang dan menghimpun kronologis kejadian.

“Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.00 WIB namun untuk kronologis dan lainnya saat ini Personel kita masih mendata identitas para penumpang, termasuk identifikasi ke TKP,” kata Hendra.

Baca Juga :  Satlantas Polres Pesawaran Melalui Radio Lokal 106.3 FM Adakan Sosialisasi Ops Zebra Krakatau

Sementara, Kepala UPT Puskesmas Batubrak, Nezwan, S.K.M, mengatakan, dalam proses evakuasi sebelumnya pihaknya menerjunkan empat mobil ambulans yang terdiri dari tiga ambulans Puskesmas dan 1 mobil ambulans Hebat.

“Total ada 27 penumpang, sementara enam orang kita rujuk ke RSUDAU karena mengalami luka berat, dan 21 orang lainnya kita tangani di sini,” kata Nezwan.

Sementara, terkait penanganan di RSUDAU, dr. Aziz H, mengatakan, dua orang yang merupakan kernet dan penumpang mengalami luka parah dan akan dirujuk ke RSUDAM.

“Satu pasien yang merupakan kernet atas nama Ardo mengalami luka patah kaki, dan satu penumpang atas nama Andre tak sadarkan diri, sehingga keduanya akan dirujuk ke RSUDAM,” jelasnya.

Baca Juga :  Sindikat Pengedar Dolar Palsu Dibekuk

Informasi lain menyebutkan sopir bus dikabarkan kabur saat tiba di RSUDAU usai mengantarkan enam penumpang yang dirujuk. (Adien/JJ)

Tulis Komentar

News Feed