oleh

Ratusan Massa Turunkan Bendera Setengah Tiang

LAMPUNG TENGAH – Ratusan massa yang tergabung dari PMII, SPSI, GMBI dan GML melakukan aksi unjuk rasa menolak UU Omnibus Law (Cipta Kerja) di depan gedung DPRD Lampung Tengah (Lamteng), Selasa (13/10) mendapat pengawalan ketat olehTNI-Polri dan Satpol PP.

Dalam aksi tersebut, massa menurunkan bendera merah putih setengah tiang di depan gedung DPRD sebagai bentuk penolakan UU Cipta Kerja.

Terkait tuntutan massa, Wakil Ketua II DPRD Lamteng, Firdaus Ali mengatakan, aspirasi penolakan UU Cipta Kerja atau Omnibus Law sudah disampaikan ke Presiden dan Ketua DPR RI.

“Minandaklanjuti aspirasi sebelumnya, surat penolakan sudah ditembuskan ke Presiden dan Ketua DPR RI. Kapasitas kami, menyampaikan aspirasi saudara-saudara. Mudah-mudahan apa yang jadi keputusan terbaik,” katanya.

Baca Juga :  Pjs. Bupati Pesibar Hadirii Rakor Satgas Covid-19 Se-Provinsi Lampung

Ketua PMII Lamteng, Syarif Hidayatullah mengatakan, terimakasih aspirasi sudah disampaikan ke DPRD Lamteng dan sudah diterima.

“Kita sudah sampaikan aspirasi kepada wakil rakyat. Alhamdulillah, diterima dengan baik, dan berjalan kondusif,” jelasnya.

Syarif menegaskan, penolakan UU Cipta Kerja atau Omnibus Law tidak akan berhenti sampai di sini. “Kita akan mengajukan Judicial review ke Mahkamah Konstitusi (MK) melalui PB PMII. Perjuangan kita demi rakyat tidak akan berhenti sampai di sini,” tukasnya.

Menanggapi penolakan Omnibus Law, Asisten III Pemkab Lamteng, Sarjito mewakili Pjs. Bupati Adi Erlansyah mengaku, aspirasi massa sudah diterima.

“Aspirasinya sudah kita terima, dan akan dibahas dalam rapat. Kemudian, disampaikan ke pemerintah pusat terkait penolakan UU Cipta Kerja atau Omnibus Law,” terangnya.

Baca Juga :  Kapolres Pesawaran Sertijab Kasat Binmas Serta Kapolsek Padang Cermin

Terkait pengamanan seputar unjuk rasa menentang UU Cipta Kerja Kabag Ops. Polres Lamteng, Kompol Juli Sundara mewakili Kapolres AKBP Popon Ardianto Sunggoro menjelaskan, unjuk rasa dikawal sekitar 160 personel gabungan TNI-Polri dan Sat Pol PP.

“Tim gabungan TNI-Polri dan Sat Pol PP, mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Alhamdulillah, unjuk rasa berjalan kondusif,” tegasnya.

Sebelumnya, PMII Lamteng mengajak elemen masyarakat ikut unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja atau Omnibus Law juga dilaksanakan di Lamteng. (Rendra/JJ).

Tulis Komentar

News Feed