oleh

Polres Pringsewu Berhasil Bekuk Tiga Orang Pembobol Alfamart

Pringsewu – SatReskrim Polres Pringsewu berhasil membekuk tiga orang spesialis pembobol Alfamart, pada Sabtu (24/10/2020) lalu.

Dari ke tiga pelaku yang berhasil di amankan, spesialis pembobolan di Alfamart yang berada di Pekon Ambarawa , Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu diduga dilakukan enam orang,pada Jum’at malam, pukul 02.00 WIB (18/09/2020)

Sedangkan ketiga lainnya masih dalam pengejaran pihak polres pringsewu dengan setatus (DPO).

Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri, SIK yang di dampingi Kasat Reskrim AKP Sahril Paison menyampaikan, sementara dari ke-enam pelaku baru tiga orang yang berhasil ditangkap pada Sabtu lalu dan tiga orang lainnya masih dalam proses pengejaran, Selasa (28/10/2020) di Mapolres Pringsewu.

Baca Juga :  WaRu Akan Bantu Jalan Tembus Yosomulyo dan Yosodadi

“Selain melakukan pembobolan di alfamart Ambarawa, ketiga pelaku ini juga melakukan pembobolan antar provinsi. Pertama di Tanjung Karang Batar, Tangerang, Bogor dan Jakarta,” Jelasnya.

Dalam kasus ini, kata AKBP hamid , sepisialis pembobol alfamart ini merupakan jaringan (kompolotan) yang berpindah pindah antar propinsi, gabungan dari pulau Jawa dan sumatara.

Dari ke tiga pelaku yang berhasil di tangkap satreskrim Polres Pringsewu yakni, Zoma (37) dan Budi Budiman (29) merupakan warga Pesawaran, sedangkan Ahdori (48) meruapakan warga Tangerang.

“Modus pelaku pembobolan dengan merusak kunci gembok alfamart, kemudian mengambil brangkas, kerugian di perkirakan berkisar 55 juta,” Jelasnya.

Akibatnya perbuatanya ,para pelaku akan di kenai pasal 363 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara.

Baca Juga :  Mewakili Pjs. Bupati Pesibar, Azhari Mengatakan Bahwa Ormas Dan LSM Sebagai Mitra Pemerintah

Selain mengamankan pelaku satreskrim Polres Pringsewu berhasil mengamankan barang bukti berupa uang logam, barngkas, gergaji besi, linggis, pemotong gembok dan hasil kejahatan di alfamart.

Terpisah sebagai otak pelaku sepisialis pembobol alfamart budi budiman (29) yang merupakan warga persawaran mengaku, menyesali perbuatannya,

Di sungung terkait uang hasil dari perampokan budi mengaku uangnya sudah habis buat poya poya.

“Uang nya, sudah habis pak, buat poya poya”,ukapnya pada haluan lampung. Com saat di wawancarai. (Her/windi)

Tulis Komentar

News Feed