oleh

Waspada Level Orange di Tulang Bawang Barat

PANARAGAN – Status zona Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) naik setingkat dari kuning menjadi orange. Perlakuan penerapan protokol kesehatan pun ditingkatkan. Pengawasan pelaksanaan pesta pernikahan dan acara keagamaan diperketat.

Pemerintah setempat telah menginstruksikan Satgas untuk menggencarkan operasi yustisi dan mengawasi setiap kegiatan yang melibatkan banyak massa.

Menurut Kepala Dinas Kominfo selaku Juru Bicara Satgas Covid 19 Tubaba Eri Budi Santoso, Pemkab Tubaba telah menginstruksikan kepada Satgas untuk lebih meningkatkan operasi yustisi, dan mengetatkan penerapan protokol kesehatan.

“Semua kegiatan yang melibatkan banyak orang harus diawasi ketat. Kegiatan belajar mengajar di sekolah tetap dilakukan secara daring. Pemkab juga akan melakukan sistem piket untuk seluruh pegawai staf setiap OPD, agar dalam satu hari maksimal wajib ngantor 50 persen dan sisanya secara Work From Home (WFH). Adapun khusus Dinas Kesehatan ditutup sementara dan dialihkan ke Gudang Farmasi Panaragan Jaya,” kata Eri.

Baca Juga :  Dinas Perkimta Optimis 2021 Lahan Untuk Stadion di Tubaba Siap

Menurutnya, semua kegiatan yang berkaitan dengan penanganan Covid 19, seperti Operasi Yustisi baik Kabupaten maupun Kecamatan, diberikan dana dari anggaran Biaya Tidak Terduga (BTT) yang telah disediakan.

“Kebijakan-kebijakan tersebut akan ditindaklanjuti atau dijalankan mulai Besok, sebagai upaya pencegahan meningkatnya kasus Covid 19 di Tubaba,” paparnya.

Sementara itu, terkait pelaksanaan acara akbar skala Nasional festival Bambu Eri juga menjelaskan, hingga saat ini pihak Satgas belum menerima laporan lanjutan dari pihak pelaksana.

“Kita berharap hari ini pihak pelaksana festival itu wajib ada koordinasi dengan Satgas Covid, sistem apa yang akan mereka terapkan di lapangan nanti, mengingat wilayah Tubaba telah ditetapkan menjadi zona Orange,” imbuhnya. (Toni)

Tulis Komentar

News Feed