oleh

Kasus Penyelewengan Dana PKH Desa Bumi Jaya Resmi Dilimpahkan ke Polres Lamteng

Lampung Tengah – Kedatangan Tim kuasa hukum AWPI (Assosiasi Wartawan Profesional Indonesia) Kota Metro LAW FIRM NUSANTARA RAYA ke Polres Lampung Tengah guna menindaklanjuti laporan dugaan penyelewengan dana bantuan PKH Desa Bumi Jaya Kecamatan Anak Tuha Lampung Tengah pada tanggal 28 Oktober 2020, Senin (02/11/2020).

Perwakilan dari Kuasa Hukum AWPI Kota Metro Law Firm Nusantara Raya Joni Widodo, S.H., M.M, Mengatakan Bahwa arahan dari pihak Reskrim kemarin kita diminta untuk membuat laporan tertulis dan hari ini kita memenuhi janji itu kita laporkan secara tertulis dugaan pelanggaran, penyimpanan, dan dugaan melawan hukum lainnya yang dilakukan oleh oknum pendamping dan oknum petugas PKH di kampung Bumi Jaya Kecamatan Anak Tuha,.

Surat itu tadi disampaikan dan secara resmi diterima oleh staf Kasi Umum Polres Lampung Tengah, insyaallah dalam waktu dekat akan ditindaklanjuti karna dalam surat itu poin nya kita minta agar Kapolres Lampung Tengah dalam hal ini Kasat Reskrim untuk bisa memfollow up tindak pidana yang dilakukan oknum pendamping PKH dan rekan-rekannya di desa Bumi Jaya,. tuntasnya

Baca Juga :  Terkait Penyelewengan Dana PKH di Desa Bumi Jaya, GML Lamteng Datangi Dinsos

Verry Sudarto Ketua AWPI kota Metro mengatakan bahwa AWPI Kota Metro akan selalu mendampingi dari pada Kuasa Hukum kita untuk menangani segala permasalahan yang ada, tapi untuk permasalahan bentuk delik nya bagaimana ya saya serahkan pada Kuasa Hukum kita.

“Harapan saya untuk penegak hukum segera menindaklanjuti permasalahan ini, karna saya lihat dari kemarin oknum penyelewengan bantuan PKH dan oknum aparatur desa bukan nya mereka bertindak sesuai dengan hukum malah pihak mereka sering kali untuk mengancam warga agar warga tidak meneruskan masalah ini, tapi kami dari AWPI akan kawal terus sampai ke jalur hukum,” lanjutnya

“Mereka pernah hadir ke kantor AWPI kita cuma bentuknya bukan penyelesaian artinya kehadiran mereka malah membenarkan dengan oknum-oknum yang ada, jadi dari situ jika memang saling membenarkan kita buktikan saja di jalur hukum,” Pungkasnya. (Farrel)

Tulis Komentar

News Feed