oleh

Ansurasta Razak: Kami Atas Nama Lembaga Ucapkan Permintaan Maaf Kepada Awak Media

Lampung Selatan — Rasa kecewa terhadap seluruh komisioner KPU Lamsel, insan jurnalis Lamsel, melakukan demonstrasi ke kantor KPU setempat.

Buntut Kekecewa itu pun, lantaran matinya sistem domokrasi yang di lakukan oleh KPU Lamsel, terhadap Jurnalis Lamsel dalam peliputan dikegiatan yang KPU adakan.

Tidak ada transparasi KPU di rezim kepemipinan, Ansurasta dan terkesan seperti anti terhadap wartawan. Tercatat ada delapan kegiatan agenda KPU, dimana setiap kegiatan ada pengerdilan kepada awak media. Jika memicu wabah Covid -19 yang dimana sudah berkewajiban untuk menjalani protokol kesehatan. Maka sudah seharus KPU bisa mensiasati mekanisme yang ada.

“Kami ingin hak kami di kembalikan oleh KPU. Hak kami yang sudah sangat jelas diatur oleh UU Pres Nomor 40 tahun 1999. Karena kami berkerja dilindungin dengan undang-undang,” ujar pemilik media online Lnews.co, Khairul Akasan dalam orasinya, Rabu (04/10).

Baca Juga :  Pemkab Lampura Gelar Sosialisasi Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19

Ketua KPU Lamsel, Ansurasta Razak mengajak para jurnalis agar kiranya pokok permasalahan yang ada, untuk diskusikan bersama-sama dengan para komisioner lainya. Karena berkewajiban menjaga protokol kesehatan pihak KPU meminta beberpa perwakilan wartawan untuk masuk ke dalam ruang rapat komisioner KPU.

“Saya ucapkan terima kasih buat rekan semua yang hadir baik kepolisian, Pol PP, juga paling khusus para jurnalis seluruh awak media. Tidak ada permasalahan yang tidak ada solusinya, jika wabah Covid -19 tidak ada, saya mau kita semua duduk bersama-sama, berbincang serta diskusi mecari arah yang baik buat kebersamaan kita, jadi lantran adanya protokol kesehatan kami meminta beberapa perwakilan untuk masuk kedalam kantor KPU,” papar Ansurasta Razak.

Baca Juga :  Zona Merah, Lambar Catatkan 29 Kasus Baru

Berdasarkan kesepakatan bersama baik pihak KPU dan para jurnalis, akhirnya menyetujui 20 awak media mewakili rekan-rekan seprofesi.

Dalam pertemuan di ruang komisioner KPU perbincangan debat kusir pun akhirnya mencair dengan udara sejuk, yang mana pihak KPU akan memfasilitasi media untuk meliput rangkaian kegiatan Pilkada, karena pemublikasian merupakan peranan utama sebagi bentuk kinerja KPU sendiri agar dapat menginformasi kepada masyarakat secara luas.

“Pertama-tama kami ucapkan terimakasih atas masukan yang baik terhadap kinerja KPU. Seperti yang disampaikan tadi, kita semua mencari formulanya seperti apa. Mungkin ini perlu ada harmonisasi saja. Kita tidak pernah melarang, hanya saja dibatasi jumlahnya. Kita tidak ingin juga kegiatan kita bermuara pada teguran oleh Bawaslu,” kata Ansurasta.

Baca Juga :  DPC AWPI Metro Akan Adakan Sunat Masal dan Santunan Anak Yatim, Catat Waktu dan Tempatnya!

Secara kelembagaan, Ansurasta pun menyampaikan permintaan maaf kepada awak media, atas persoalan yang muncul selama ini.

“Kami atas nama lembaga meminta maaf kepada wartawan, yang memang menjadi mitra KPU,” pungkasnya. (Erl)

Tulis Komentar

News Feed