oleh

Harga Karet di Tingkat Pengepul Naik

WAYKANAN – Sejumlah petani karet di Kabupaten Way Kanan khususnya di Kecamatan Kasui kembali bergairah. Setelah harga di tingkat pengepul relatif naik. Di Pasar Tanjung Kurung, Rabu (4/11/20) terlihat mulai ramai karena ekonomi masyarakat pedesaan mulai membaik.

Seorang ibu bernama Tini (45) yang hendak beli sayuran di Pasar Tanjung Kurung menuturkan pada Kliksumatera.com bahwa sudah seminggu belakangan ini dia ke pasar untuk belanja kebutuhan hidup sehari-hari, di antaranya beli sayuran juga termasuk beli beras.

“Sebab harga karet Minggu ini sudah mulai naik dengan harga kisaran Rp 7000/Kg, ada yang Rp 6.500/Kg, bergantung dari kualitas karetnya sendiri,” ujarnya.

Alpa salah satu pembeli karet ke kampung-kampung membenarkan, bahwa harga karet kini mencapai Rp 7000/Kg dan Rp 6.500/kg, sesuai kualitasnya.

Baca Juga :  Kepsek dan Guru SDN 4 Menanga Siamang Langgar Himbauan Disdik Waykanan

Begitu juga Topo, seorang petani di Kecamatan Kasui Kabupaten Way Kanan, mengatakan membaiknya harga karet di pasaran itu tentu dapat membangkitkan kembali perekonomian masyarakat.

”Harapan kami kepada pemerintah, harga karet bisa seperti dulu lagi yakni mencapai Rp 10.000/kg bahkan sempat melonjak sampai harga Rp 15.000/kg,” harapnya.

Saat ini, secara umum terlihat petani kembali bangkit. Karena harga karet mulai membaik 70 % dari 40 % di Kabupaten Way Kanan saat ini. Mereka (petani) kini menjual karet ke pengepul dengan harga kisaran Rp 6.500/Kg-Rp 7000/Kg. (yoni/JJ)

Tulis Komentar

News Feed