oleh

Gugatan Untuk Pemberitaan Pencabulan Anak Dibawah Umur di PN Metro Masuki Mediasi Kedua

Metro – Terkait Perkara pemberitaan tentang dugaan Pelecehan Seksual terhadap anak dibawah umur yang sempat digugat pada wilayah hukum Pengadilan Negeri (PN) kelas 1B kota Metro me masuki tahap mediasi kedua dan tidak menemui titik temu dan akan dilanjutkan Tanggal 16 Oktober 2020.

Proses Hukum gugatan pada oknum Wartawan ini bermula pada seorang pengacara berinisial AH, tadinya sempat menjadi Kuasa Hukum Korban (IT-14) , ajukan gugatan terhadap Seorang wartawan bernama (E.W) di PN kelas 1B kota Metro karena pemberitaan terhadap kasus pencabulan itu.

Dalam sidang mediasi di pengadilan negeri kelas II B, Kota metro, di dampingi langsung oleh Kuasa Hukum Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia kota Metro yakni Law Firm Nusantara Raya, yaitu Edy Rudiyanto, S.H.,Joni Widodo SH.M.M, Okta Vernando,S.H, Hendra Saputra,S.H.

Baca Juga :  Ditlantas Polda Lampung Akan Tindak Tegas Pemudik yang Nekat Masuk Lampung

Pada kesempatan itu, kuasa Tim Hukum EW, Jhoni Widodo S.H,M.M, menyampaikan, hari ini adalah lanjutan dari sidang perdana yang dilakukan dua minggu lalu, dan mediasi yang kedua.

Mediasi yang pertama kemarin belum ada titik temu, dan hari ini tindak lanjuti dan ternyata para pihak masih tetap pada pendirian masing-masing.

Lanjut Jhoni, karena itu hasil dari mediasi ini gagal, karena nya akan dilanjutkan dengan sidang, tentunya kita akan menjawab gugatan dari penggugat itu, nanti kita buktikan bahwa yang dilakukan Clien Kita Eko ini sudah benar apa yg dilakukan sesuai prinsip prinsip jurnalistik yang diatur Undang- undang pokok Pers nomor 40 tahun 1999, isi dari pihak gugat tersebut Absolute dan itu kurang pihak, jadi kita akan lakukan Perlawanan pihak dan juga gugatan itu tidak jelas, insya allah dengan jawaban itu pihak lembaga Law firm nusantara raya bisa memenangkan gugatan tersebut,”ujar Joni Widodo S.H.

Baca Juga :  Danrem 043/Gatam Hadiri Musrenbang Provinsi Lampung Tahun 2021

Sementara itu ditempat terpisah Ketua AWPI Kota Metro , Very Sudarto juga mengatakan terkait dugaan kasus masalah pemberitaan seorang jurnalis, jadi tanahnya pada UU Pers , yang seharusnya gugatan itu bukan di ajukan ke pengadilan negeri kota metro, dan seharusnya penggugat juga harus memenuhi tahapan- tahapan dulu yakni klarifikasi berita itu,kalau itu menjadi keberatan dalam suatu pemberitaan, menurut saya itu tidak pas pada tuntutan pada gugatan yang ada,” tutupnya Very Sudarto.

(Ver)

Tulis Komentar

News Feed