oleh

Roliansyah Kecam Keras Oknum Perusak Nama Baik Paslon Pesawaran Nomor Urut 01

PESAWARAN – Dianggap telah melecehkan tentang beredarnya photo anak dibawah umur tanpa busana di media sosial yang ditempeli stiker calon Bupati dan Wakil Bupati 01 ditubuhnya membuat Sekretaris Partai Nasdem Roliansyah yang merupakan sebagai Partai pengusung calon 01 sangat mengecam atas tindakan oknum yang tak manusiawi tersebut.

“Ya ini sudah jelas pelecehan dong, terkait masalah postingan itu apa maksudnya, dan ini seolah-olah mempengaruhi imej dari masyarakat akan seperti apa jadinya terhadap calon kita,” katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (5/11/20/202).

Roliansyahpun akan menindak lanjuti dan akan menelusurinya oknum yang menempeli stiker Paslon-01 tersebut.

“Makanya kita coba nanti dan kita akan telusuri siapa sih sebenarnya yang membuat ulah seperti ini,” tegasnya.

Baca Juga :  Tiga TPS3R di Pringsewu Diresmikan

Dirinya menambahkan, hal tersebut tidak bisa dibiarkan dan menurut kajiannya ada orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

“Ini ada perbuatan orang-orang yang tidak bertanggung jawab, tapi kitakan ngga bisa menjustice, tapi artinya katakanlah kita punya azaz praduga tak bersalah dan menurut saya ada orang-orang yang sengaja menjatuhkan calon kita,. Dan saya sangat kecewa atas ulah oknum tersebut, ini pelecehan,” tambahnya..

Sementara Komisi Perlindungan Anak Indonisia (KPAI) Pesawaran, mengecam keras terkait beredarnya photo yang melibatkan anak dibawah umur di akun facebook sebagai alat peraga kampanye paslon nomor urut 01,

Pernyataan tersebut disampaikan lansung oleh Ketua KLPA IPesawaran Evi Susina, melalui pesan WhatsApp, Rabu (4/11).

Baca Juga :  Akademisi: Tidak Masalah Putusan Diskualifikasi Pasca Penetapan Hasil Pilkada

“Kami dari Komnas Perlindungan Anak Kabupaten Pesawaran mengecam keras tindakan oknum yang melakukan hal tersebut,” ungkap Evi.

Evi Susina akan segera melakukan penelusun dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk segera mengambil tindakan tegas secara hukum.

“Ini merupakan tindakan pelecehan terhadap anak dibawah umur, dan apabila ini memang benar terjadi, ini harus ditindak tegas secara hukum. Tapi kita harus telusuri terlebih dahulu kebenaran berita ini, dan akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait lainnya,” tegasnya.

Lebih lanjut lagi Evi menambahkan, anak dibawah umur dilarang oleh undang-undang untuk dilibatkan dalam kampanye.

“Ya anak dibawah umur sangat tidak boleh dilibatkan dalam kampanye, apa lagi sampai dipasang stiker salah satu paslon dan anak tersebut dalam kondisi telanjang bulat, ini sangat tidak manusiawi,” katanya.

Baca Juga :  Sekda Waykanan Ikuti Penandatanganan Kerjasama Virtual

Terpisah, Bawaslu Pesawaran melalui Koordinator Divisi Penindakan Mutholib, mengatakan mereka segera akan mempelajari terkait adanya postingan anak dibawah umur tersebut.

“Ya, kami akan pelajari dulu, dan saya ucapkan trima kasih karena sudah memberikan informasi kepada kami (Bawaslu-red) dan persoalan ini baru masuk tahapan informasi awal dan nanti kami akan dalami lagi,” tegas Mutholib. (Mus)

Tulis Komentar

News Feed