oleh

Empat Terduga Teroris Asal Lampung Ditangkap

BANDARLAMPUNG – Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri telah menangkap empat terduga teroris asal Kabupaten Pringsewu, Panjang (Bandarlampung), dan Kota Metro, Provinsi Lampung.

“Iya benar, ada penangkapan terduga terorisme,” kata salah satu anggota Tim Densus 88 yang identitasnya minta tidak bisa disebutkan, di Bandarlampung, Minggu (8/11).

Dia menyebutkan masing-masing terduga teroris yang ditangkap Densus 88 tersebut, diketahui berinisial SUL, DAV, BAK, dan RG.

Mereka merupakan jaringan dari Jamaah Islamiyah (JI).

“Empat orang itu, satu orang ditangkap di Metro, satu orang di Panjang, dan dua orang di Pringsewu,” kata dia lagi.

Para terduga teroris itu diketahui merupakan jaringan dari POK IMAR Banten yang sudah tertangkap lebih dulu beberapa bulan yang lalu di Jawa Barat, dan berencana akan melakukan amaliyah di beberapa kota di Pulau Jawa.

Baca Juga :  Tim Yutuber Minta MA Tolak Permohonan Banding Eva-Deddi

Dalam penangkapan itu, Tim Densus 88 telah menyita barang bukti berupa handphone, laptop, senapan angin, ketapel, dan beberapa buku terkait jihad.

Diketahui, empat terduga teroris yang ditangkap Tim Detasemen Khusus (Densus) Antiteror 88 Mabes Polri, di wilayah Provinsi Lampung merupakan anggota kelompok Jamaah Islamiah (JI) dari Bidang Kosin, dan memiliki jabatan masing-masing.

“Mereka tergabung dalam Kelompok Imarrudin asal Banten di bawah kepemimpinan Wijayanto yang diduga sebagai Kosin Wilayah Lampung,” ungkap Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono, dalam siaran pers yang diterima di Bandarlampung, Minggu (8/11).
Brigjen Awi menyatakan empat terduga teroris tersebut ditangkap pada Jumat dan Sabtu tanggal 6-7 November 2020 pukul 12.10 WIB. Mereka ditangkap di lokasi berbeda.

Baca Juga :  PP Muhammadiyah Minta Peristiwa Pembunuhan Laskar FPI Masuk Pelanggaran HAM Berat

“SA ditangkap di rumahnya di Jalan Kucing, Kelurahan Purwosari, Kota Metro, S di Jalan Tanjung Pura, Panjang, Bandarlampung, I dan RK ditangkap di Pringsewu,” kata dia pula.

Awi menambahkan, empat terduga teroris tersebut memiliki jabatan masing-masing. S merupakan anggota dari kelompok Imarrudin asal Banten, S merupakan Bendahara Struktur Adira Lampung, I merupakan orang yang memberikan dana kepada Imarrudin, dan RK Sekretaris Adira Lampung.

“Dari penangkapan tersebut, Tim Densus 88 mengamankan puluhan barang bukti,” kata dia lagi. (tara/JJ)

Tulis Komentar

News Feed