oleh

Ada Enam ASN Terindikasi Tidak Netral

BANDARLAMPUNG – Tercatat, selama masa kampanye Pilkada Bandarlampung ada enam Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terindikasi melakukan pelanggaran netralitas.

“Selama masa kampanye sudah enam ASN yang kami periksa karena diduga tidak netral pada Pilkada 2020,” kata Anggota Bawaslu Bandarlampung Divisi Penanganan Pelanggaran Yahnu Wiguno, di Bandarlampung, Senin (9/11).

Ia mengatakan dari enam oknum ASN yang diduga melakukan pelanggaran netralitas, lima diantaranya telah diteruskan berkas pelanggarannya kepada Komisi ASN (KASN) melalui Bawaslu Provinsi Lampung.

“Sedangkan satunya lagi berkas-berkas yang bersangkutan baru saja disampaikan oleh panwascam ke kami dan nanti akan kita teruskan juga ke KASN melalui Bawaslu Provinsi Lampung,” katanya.

Namun, lanjut dia, dari berkas-berkas pelanggaran yang sudah disampaikan ke KASN tersebut Bawaslu Bandarlampung sampai saat ini belum menerima surat tembusannya.

Baca Juga :  Penyalahgunaan Bansos Point Penting Pembatalan Eva-Deddi 

“Biasanya KASN itu mengirimkan balasannya kepada kepala daerah dan kami mendapatkan tembusannya namun sampai hari ini kami belum menerima,” kata dia.

Yahnu mengungkapkan bahwa pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh ASN itu berupa postingan di media sosial atupun bentuk dukungan mereka terhadap salah satu calon yang disebarkan melalui WhatsApp grup.

“Tiga kami dapatkan dari postingan yang disebar di WhatsApp grup, satu postingan Facebook dan satu lagi dari media sosial lainnya,” kata dia. (tara/JJ)

Tulis Komentar

News Feed