oleh

Sekda Saipul Mediasi Sengketa Tanah Wong Cilik Bersatu-PTPN VII

WAYKANAN – Sekretaris Daerah Kabupaten, Saipul, S.Sos.,M.IP memimpin Rapat Kooordinasi Mediasi Sengketa Tanah Antara Masyarakat Wong Cilik Bersatu dengan PT Perkebunan Nusantara VII Wilayah Kecamatan Blambangan Umpu, Senin (09/11/2020).

Rakor dihadiri kepala dan unsur Koramil Blambangan Umpu, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Tim Penertiban Penyelesaian Masalah Pertanahan (PPMP), Badan Pertanahan Kabupaten Way Kanan serta Pihak terkait.

Dari informasi yang diterima Dinas Komunikasi dan Informatika, pada Rapat tersebut dilaksanakan Rapat Mediasi Penyelesaian Sengketa Tanah Masyarakat Kampung Negeri Baru atas nama Wong Cilik Bersatu dengan PTPN VII Afdeling Blambangan Umpu dengan kesimpulan pembahasan bahwa meminta kepada semua pihak terkait agar proses pengajuan Hak Guna Usaha (HGU) PTPN VII Afd Blambangan Umpu tetap dilakukan dengan tahapan-tahapan sesuai ketetapan Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku secara transparan.

Baca Juga :  Elfianah : Yakin Saja Matahari Akan Selalu Bersinar

Selain itu, terkait dengan persoalan dalam salah satu proses tahapan pengajuan HGU, maka proses tahapan tersebut ditangguhkan terlebih dahulu dan akan diselesaikan dengan musyarwarah/mufakat dan/atau melalui litigasi. Serta, sepanjang proses pengajuan HGU PTPN VII Afd Blambangan Umpu, masyarakat dapat mengajukan permohonan sertifikat Hak Milik kepada BPN sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Usai rapat, dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara oleh Pimpinan Rapat Sekda Saipul, serta peserta rapat Kasi Penanganan Masalah dan Pengendalian Pertanahan BPN, KBO Reskrim Polres Way Kanan, Danramil Blambangan Umpu, perwakilan Masyarakat Kampung Negeri Baru (Wong Cilik Bersatu), Manager PTPN VII Unit Tulung Buyut, Kepala Bagian Aset dan Bisnis PTPN VII Afd Blambangan Umpu dan Kuasa Hukum PTPN VII. (Yoni)

Tulis Komentar

News Feed